Search

Tim Pemenangan Khofifah Gelar Tasyakuran Sambut Pemimpin Baru Jatim 

KH.Robbach Ma'sum bersama tim Pemenangan Khofifah-Emil Gresik saat tasyakuran. (dik)
KH.Robbach Ma'sum bersama tim Pemenangan Khofifah-Emil Gresik saat tasyakuran. (dik)
Gresik, reportasenews.com – Kemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak dalam pertarungan Pilgub Jatim 2018 disambut dengan penuh rasa syukur oleh tim relawan dan tim pemenangan yang ada di Kabupaten Gresik.
Mereka pun tumplek blek menggelar tasyakuran yang bertajuk “Selamat Datang Pemimpin Baru Jawa Timur” di Kantor DPD Golkar di Jalan Panglima Sudirman Gresik, Senin (09/07/2018).
Sejumlah petinggi tim relawan dan petinggi partai pengusung turut berbaur bersama ratusan massa relawan pendukung setia Khofifah-Emil Dardak. Mereka menyaksikan langsung betapa suka citanya massa relawan menyambut kemenangan Khofifah-Emil.
Mereka di antaranya, Penasehat Tim Pemenangan  Khofifah-Emil Kabupaten Gresik KH.Robbach Ma’sum, yang juga Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Gresik, Ketua Dewan Penasehat Golkar KH.Nur Muhammad, dan Pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) H Moh Khozin Ma’sum Abdul Karim yang juga Tim Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPC PKB Gresik.
Selain itu, turut hadir dalam tasyakuran tersebut, Wakil Ketua DPD Golkar Jatim Bidang Kaderisasi Kodrat Sunyoto, Ketua RGS Jatim Muslih Hasyim, Ketua DPC PPP Gresik Achmad Nadir, Sekretaris DPD Golkar Atek Ridwan, Bendahara Erry Sucahyo, dan sejumlah rewalan dan pengurus partai lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Pemenangan Khofifah-Emil Kabupaten Gresik H.Ahmad Nurhamim menyatakan, bahwa Khofifah-Emil tak bisa hadiri tasyakuran, karena  sedang  ikut rapat pleno terbuka penetapan Cagub-Cawagub Jatim terpilih di KPU Jatim. “Bu Khofifah menyampaikan salam hormatnya untuk seluruh pendukungnya di Kabupaten Gresik,” ujar Nurhamim.
Nurhamim dalam kesempatan ini mengaku bangga  terhadap semua relawan, kordes, korcam,  dan saksi atas kerja kerasnya selama Pilgub Jatim berlangsung. “Sehingga, kita mampu membuktikan kemenangan Khofifah-Emil, ” katanya.
Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini juga mengucapkan terima kasih kepada KH.Robbach Ma’sum selaku Penasehat Tim Pemenangan Khofifah-Emil Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa kenal lelah yang kita lakukan selama ini terbayar dengan kemenangan Khofifah-Emil,” tegasnya penuh antusias.
Lebih menggembirakan lagi, sambung Nurhamim, angka kemenangan Khofifah-Emil melebihi target. Dari target kemenangan 55 persen, Khofifah-Emil ternyata berhasik meraup kemenangan 58 persen.
Sementara KH. Robbach Ma’sum dalam sambutannya menyatakan,  bahwa kerja keras selama Pilgub Jatim sudah tuntas. Hal ini seiring sudah  ditetapkannya Khofifah-Emil sebagai pemenang Pilgub Jatim.
KH Robbach yang juga mantan Bupati Gresik ini menyatakan bahwa tasyakuran ini dilakukan bukan karena hura-hura, apalagi karena kesombongan. “Namun syukur ini adalah perintah Allah SWT, sehingga akan ditambah kenikmatan oleh Allah,” terang Pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum Dukun Gresik ini.
Menurut Kiai Robbach, perjuangan memenangkan Khofifah-Emil  benar-benar didasari keikhlasan, sehingga kemenangan saat ini adalah untuk masyarakat Jatim secara keseluruhan.
Tak hanya itu, Kiai Robbach memaparkan, Khofifah-Emil bisa menang di Kabupaten Gresik, bahkan Jawa Timur, bukan hanya karena faktor kegigihan, kerja keras semua tim, relawan dan partai pengusung dan pendukung. Namun, dukungan do’a semua pihak juga memiliki andil besar dalam kemenangan Khofifah-Emil.
“Ada campur tangan Allah atas kemenangan Khofifah-Emil. Itu artinya, kemenangan Khofifah-Emil adalah kehendak Allah SWT. Kalau sudah kehendak Allah tak ada yang bisa menghalang- halanginya. Karena itu, kita doakan mudah-mudahan Khofifah-Emil  mampu memimpin Jatim,” pinta Yai Robbach.
Di tempat yang sama Pendiri Relawan Gerakan Sosial (RGS) Jatim H Moh Khozin Maksum Abdul Karim menegaskan, saat ini Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Bu Khofifah dan Mas Emil adalah milik seluruh masyarakat Jawa Timur. Untuk itu, Abah Khozin menghimbau kepada paslon yang kalah jangan nekat melawan nasib.
“Di dunia ini tidak ada yang kekal abadi. Semuanya berubah-ubah bergantian alias regenerasi. Jadi janganlah buat gaduh. Mari kita semua belajar menerima takdir. Kadang kita di bawah, kadang di atas. Mari kita tetap saling menjaga persaudaraan. Semoga Jawa Timur ke depan bisa lebih baik dan sejahtera untuk seluruh masyarakat Jawa Timur. Aamiin Aamiin Allahumma Aamiin, matur suwun suwun,” ajak Abah Khozin. (dik)



Loading Facebook Comments ...