Search

Tips: Cara Tidur Hangat Di Sleeping Bag Saat Camping

Mempunyai SB mahal tidak ada artinya menahan dingin jika tidak tahu tip trik nya/ outdoorgearlab
Mempunyai SB mahal tidak ada artinya menahan dingin jika tidak tahu tip trik nya/ outdoorgearlab

Reportasenews.com – Penggemar kegiatan outdoor pasti menyisihkan uang untuk membeli satu atau dua sleeping bag (SB) yang bagus. Gunanya SB tentu saja mempertahankan tubuh tetap nyaman, hangat saat udara dingin menusuk ketika berkemah.

SB biasanya dibeli dengan beberapa kriteria. Untuk Indonesia, biasanya SB bermerk bagus mampu menahan dingin dikisaran 10˚ C. Untuk Eropa dibutuhkan dibawah sub zero. SB yang bagus juga mampu dilipat sangat kecil dan ringkas, dan biasanya ini lumayan mahal.

Panas tubuh idealnya disimpan sekian jam lebih awal didalam jaket dan inner yang baik.Jangan biarkan jaket terbuka lepas sehingga panas tubuh lari bebas keudara. Karena itu sejak awal pendakian, menyimpan panas tubuh didalam bungkus jaket yang terisolasi akan sangat membantu saat memulai tidur.

Secara sains, memakai SB ada aturan tertentu sehingga menjamin memakai itu memang akan merasakan hangat dan nyaman. Jika tidak memahami sains nya, maka tindakan dilapangan bisa salah dan akibatnya dingin tetap terasa menyengat menyakitkan.

Untuk membantu memahami ini, mari simak penjelasan profesor Ilmu Fisiologi Universitas Oregon, Dr. Christopher Minson.

Minson membantu memimpin Laboratorium Latihan dan Fisiologi Olahraga Oregon. Di balik namanya ada serangkaian spesialisasi yang berhubungan dengan panas (body heat). Singkatnya, Minson sangat tertarik pada bagaimana tubuh mempertahankan suhu yang stabil melalui berbagai lingkungan berbeda.

“Secara sederhana,” lanjut Minson, “kita tetap hangat dengan menyeimbangkan panas, dengan kehilangan panas. Saat tidur, yang benar-benar bermuara pada perolehan panas dari metabolisme, dan kehilangan panas yang dilepaskan, yang bisa terjadi melalui konduksi (kehilangan panas dari sentuhan), konveksi (pergerakan udara disekitar kita), dan radiasi (tubuh yang terkena panas).”

Minson menyebutkan “Suhu tubuh kita sangat diatur, akan turun sedikit di malam hari, membantu kita untuk merasa mengantuk. Untuk membantu kita bangun, suhu tubuh kita meningkat di pagi hari. Pada tidur fase REM, suhu tubuh kita sedikit turun. Orang cenderung bangun (atau tidak bisa tidur) ketika suhu kulit mereka turun sampai 29º C atau di bawahnya (biasanya 31º sampai 33º C).”

Untuk mengembalikannya, ada tugas kantung tidur untuk mengatur suhu tubuh kita sambil melindungi kita dari lingkungan luar. SB mengisolasi dengan baik, mencegah dingin, dan membiarkan kelembaban bergerak menjauh dari tubuh.

Matras alas tidur penting.
Ada pepatah yang mengatakan, bahwa kita tidak merasa kedinginan, tapi kita mengalami kehilangan panas. Dan tidak ada yang lebih utama saat tubuh merasa dingin saat kontak dengan permukaan yang dingin misal tanah yang dingin beku. Jadi Pakailah alas tidur terbaik untuk mencegah badan bersentuhan dengan permukaan yang beku.

Pilihan tenda yang bagus.
Konveksi adalah transfer energi panas melalui arus udara atau air melintasi permukaan suatu benda. Rasa dingin akan kita rasakan di puncak sebuah bukit pada hari yang berangin kencang. Itu namanya konveksi. Jangan biarkan panas tumpah keluar, tubuh membakarnya, kita mendapatkan panas dengan melindunginya memakai lapisan udara stabil. Secara sederhana: Semakin dingin malam, maka segeralah mencari tempat perlindungan yang lebih protektif.

Makanlah dengan benar, tidurlah dengan baik.
Seperti kata pepatah, kondisi tubuh adalah apa yang Anda makan. Dan tidak ada yang akan menyalakan api metabolik lebih cepat daripada makanan hangat yang bagus. Pada malam yang dingin, makanlah menu santapan hangat-hangat sebelum merangkak di SB. Makanan berlemak, seperti kacang-kacangan, minyak, dan lemak hewan lebih sulit dicerna, dan membutuhkan lebih banyak energi untuk menghancurkan lemak. Pemanjat ekspedisi diketahui mengambil keutamaan minyak zaitun sebelum tidur. Minson merekomendasikan sesuatu yang lebih halus, seperti secangkir sup atau susu hangat.

Latihan Sebelum Tidur?
Ya. Hangatkan tubuh sebelum kita masuk ke SB. Lompat kodok, sit up atau senam ringan dapat menghasilkan “cukup” panas tubuh untuk menghangatkan badan. Tidak usah berkeringat asalakan sudah cukup untuk menghangatkan otot.

Tambahkan Botol Air Panas.
Tugas kantong tidur adalah menjebak panas yang dipancarkan dari tubuh kita. Tapi itu tidak harus berasal dari tubuh kita, tidak selalu begitu. Sementara atlit alpinists akan membuang sekantong air kencing ke kantong mereka untuk kehangatan ekstra, Anda bisa mengisi botol air Anda dengan air matang panas habis dimasak. Panas akan memancar dari botol dan menghangatkan SB.

Meringkuk
Ini mungkin bukan yang paling bagus, tapi cara ini seringkali dipraktekan dikalangan campers. Meringkuk dengan meletakan telapak tangan diantara paha atau ketiak akan membantu menahan panas tubuh dengan baik.

Pakai Hat (kupluk hangat) saat tidur.
Sekitar 6 persen volume syaraf permukaan tubuh ada di kepala. Dikepala ada pembuluh darah yang melimpah, kepala mampu mensuplai banyak panas. Selanjutnya, sebagai pusat sistem saraf, kepala yang kedinginan bisa memicu bagian tubuh lainnya terasa dingin, meski anda memakai sepatu bot dan sarung tangan. Jadi hangatkan kepala dan menutup telinga, maka tubuh akan terasa hangat juga.

Hangatkan SB sebelum tidur
Kelembaban adalah cara rasa dingin meningkat, misal kelembaban tanah. Perhatikan SB diletakan dimana, jauhkan dari dinding tenda. Gunakan alas untuk menjauhkannya dari tanah. Jika perlu pakailah SB liner sebagai tambahan.

Jangan pakai baju basah untuk tidur.
Pakailah pakaian yang memakai insulasi ringan tapi biarkan panas masuk ke SB, di mana akan lebih efektif. Pertimbangkan untuk membawa sepasang kaus kaki dan sarung tangan tidur yang bagus.

Khusus buat perempuan.
Wanita memiliki sedikit kelemahan fisiologis saat harus tetap hangat. Sementara wanita cenderung memiliki persentase lemak tubuh yang lebih tinggi (yang mengisolasi tubuh), Minson menjelaskan “Wanita cenderung memiliki lebih banyak pembuluh kapiler di kulit mereka, terutama di tangan dan kaki mereka, menyebabkan sensasi tangan dan kaki tangan yang sangat nyata. Terkait dengan massa tubuh mereka yang lebih kecil (sama dengan area permukaan yang lebih besar untuk menarik panas), dan tingkat metabolisme yang lebih rendah, wanita mungkin lebih rentan terhadap suhu kulit mereka yang turun di bawah 28º C” (Hsg/ Gear Junkie)




Loading Facebook Comments ...