Search

Tipu Rp.569 juta, Oknum PNS Kantor DLH Pemkab Situbondo  Dipolisikan

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

Situbondo,reportasenews.com – Melakukan penipuan dengan modus menjanjikan korbannya untuk dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS), oknum PNS yang mengaku  bertugas di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Situbondo, dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo, Jawa Timur.

Tidak tanggung-tanggung, oknum PNS yang beralamat di Desa Panji Lor, Kecamatan Panji, Situbondo melakukan penipuan dengan nominal uang sebesar Rp454  juta lebih, dengan korban Saldi Heri Kusuma (35), warga Jalan PB Sudirman, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota, Situbondo.

Selain itu,  oknum PNS bernama Agus Hariyanto juga menggelapkan mobil Toyota Avanza  dengan Nopol P-1086-J berwarna hitam milik korban Saldi Heri Kusuma, sehingga   penipuan dan penggelapan yang dilakukan oleh terlapor Agus Hariyanto  itu mencapai Rp.569 juta lebih.

Diperoleh keterangan, aksi penipuan dengan modus menjadi korban menjadi PNS itu, berawal saat korban bertemu dengan terlapor di salah satu counter HP di Kota Situbondo. Saat itu, terlapor menawarkan untuk menjadi PNS dengan syarat harus membayar uang, karena tertarik korban langsung memberitahukan kepada orang tuanya. Bahkan, pada 15 Oktober 2018 lalu, korban membayar uang  sebesar Rp. 20 juta sebagai tanda jadi.

Selanjutnya, korban membayar uang  sebesar Rp.117 juta, hingga akhirnya jumlah pembayaran uang  sebagai persyaratan menjadi PNS kepada terlapor  sebesar Rp.454 juta lebih. Bahkan, pada 20 Agustus 2019 lalu, terlapor pinjam mobil Toyota Avanza warna hitam milik korban, dengan alasan  hendak ke Surabaya untuk mengurusi perubahan Surat Keputusan (SK)  PNS atas nama korban.

Ironisnya,  kembali terlapor  Agus Haryanto tidak menepati janjinya. Nah, karena terkesan tidak itikad baik, karena mobil yang dipinjam dan uang sebesar Rp.454 juta lebih juga tidak kembalikan, dengan total kerugian sebesar Rp.569 juta lebih, sehingga korban melaporkan kasus penipuan dan penggelapan tersebut ke Mapolres Situbondo.

“Saya percaya kepada terlapor, karena terlapor seorang PNS, namun setelah membayar uang sebesar Rp.454 juta, ternyata  terkesan tidak ada itikad baik dari terlapor, hingga akhirnya kasus penipuan dan penggelapan ini dilaporkan ke Mapolres Situbondo,”kata Saldi Heri Kusuma, Jumat (6/9/2019).

Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan laporan kasus penipuan dengan modus menjanjikan korban sebagai PNS, dengan terlapor oknum PNS Pemkab Situbondo.

”Namun, dalam melaporkan  kasus penipuan ini,   korban  melampirkan foto copy BPKB Toyota Avanza berwarna hitam dengan  Nopol P-1086 –J. Selain itu, untuk mendalami kasus ini, penyidik akan memanggil sejumlah untuk diminta keterangannya,”ujar Iptu Nanang Priyambodo.(fat)




Loading Facebook Comments ...