Search

Titik Api di Kalimantan Barat Mendekati 3.500 Titik, Polda Kalbar Intensifkan Patroli Udara

Salah satu titik api yang membakar lahan di Pontianak, Kalbar. (foto:das)
Salah satu titik api yang membakar lahan di Pontianak, Kalbar. (foto:das)

Pontianak, reportasenews.com – Kepala Biro Operasional Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Jayadi dalam rapat Koordinasi para stakeholders terkait penanganan karhutla di Kalimantan Barat, 7 September 2019, kemarin menyampaikan sebaran titik api di wilayah Kalimantan Barat hampir mendekati 3.500 titik , dan 4 hari terakhir sudah merata di seluruh kabupaten di Kalimantan Barat.

Jayadi mengatakan saat ini Polda Kalbar sudah melaksanakan patroli udara, dan didapat perlu dilakukan langkah yang tepat, yaitu Forkopimda telah melaksanakan rapat kecil, Satgas yang sudah dibentuk, yaitu satgas gabungan sampai hari masih bekerja di lapangan, dan satgas lain pun masih bekerja di lapangan.

“Namun segala upaya ini , tidak terlalu berdampak pada perubahan yang signifikan,” kata Jayadi.

Jayadi menambahkan saat ini sudah dipetakan bahwa hotspot terbanyak berada di lahan konsesi di kabupaten/kota di Kalbar. Sehingga diharapkan bupati dan jajaran memiliki kewenangan penuh dalam kepemilikan lahan konsesi

“Berdasarkan Pergub nomor 39 tahun 2019 yang substansinya adalah apabila ada hotpsot di lahan konsesi (yang ijinnya diterbitkan oleh bupati) apabila disengaja, maka lahan konsesi akan dipending selama 5 tahun, apabila tidak sengaja maka akan dipending 3 tahun,” tegasnya.

Jayadi menambahkan lagi berdasarkan data polda Kalbar 1-31 Agustus 2019, pada bidang kehutanan, Polda Kalbar sudah memiliki data beberapa korporasi yang lahannya terdapat hotspot, yang nantinya Per 7 September 2019, Roops Polda Kalbar akan meneruskan data hotspot, ke jajaran polda Kalbar, Bupati, dan dinas terkait.

Minggu sore (8/9/2019) sebaran hotspot di Kalimantan Barat sedikit berkurang. Berdasarkan data dari LAPAN Pontianak, sebaran hotspot saat ini mencapai 514 titik api. Prakiraan cuaca seminggu ke depan umumnya wilayah Kalimantan Barat berdasarkan Analisa cuaca BMKG Pontianak,  berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai guntur/petir dan angin kencang berdurasi singkat. (das)




Loading Facebook Comments ...