Search

Tolak Pembangunan Tambak, Warga Desa Tanjung Pecinan Situbondo  Tutup Akses Jalan

Puluhan warga saat menutup akses jalan menuju tambak. (foto:fat)
Puluhan warga saat menutup akses jalan menuju tambak. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Puluhan warga Dusun Karanganyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, mengeluhkan keberadaan  tambak udang di sekitar rumahnya. Selain bising, keberadaan tambak dianggap mencemari lingkungan.

Bahkan, sebagai bentuk penolakan warga terhadap penolakan rencana perluasan tambak udang PT Sidojoyo tersebut. Puluhan warga menutup akses jalan menggunakan bambu dan kayu, untuk mencegah masuknya alat berat ke lokasi pembangunan tambak udang tersebut.

Supriyadi ketua RT di Dusun Karanganyar, Desa Tanjung Pecinan, Kecamatan Mangaran mengatakan,

Puluhan warga keberatan adanya perluasan pembangunan tambak, karena dinilai akan mencemari lingkungan mengingat lokasinya berdekatan dengan pemukiman warga.

“Saat ini keberadaan tambak sekitar 10 hektar sudah mengganggu aktifitas warga. Selain menimbulkan suara bising, pembuangan limbah tambak setiap musim panen juga menimbulkan bau yang  tak sedap,”kata Supriyadi.

Supriyadi menegaskan,  pembuangan limbah dari tambak menyebabkan matinya ikan di areal tambak tradisional milik warga setempat.  Bahkan, ada sekitar 44 Kepala Keluarga terdampak pencemaran limbah tambak.” Dalam setahun  PT Sidojoyo panen udangnya, sebanyak tiga kali  pula  limbahnya mencemari lingkungan,”bebernya.

Lebih jauh Supriyadi menambahkan, sebetulnya sebanya 44 kepala keluarga  tidak pernah mengijinkan adanya pembangunan tambak disekitar rumahnya. Oleh karena itu, warga meminta Pemkab Situbondo turun tangan, agar keberadaan industri tambak tak mencemari lingkungan.”Selain berdekatan dengan rumah warga, di sekitar tambak juga ada lembaga pendidikan dan tempat ibadah,”pungkasnya.(fat)




Loading Facebook Comments ...