Search

Tretes Night Run Ikon Wisata Keluarga

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyerahkan hadiah juara utama pada pelari asal Kenya.(foto : abd)
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf menyerahkan hadiah juara utama pada pelari asal Kenya.(foto : abd)

Pasuruan, reportasenews.com – Tretes Night Run (TNR) ajang berlaga bagi kalangan atlet pelari dalam menempuh rute 10 km, dengan berkeliling di seluruh wilayah Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (26/8) petang. Ajang tahun ini, diikuti 508 peserta dari lokal maupun mancanegara. Salah satunya merupakan pelari asal negara Kenya.

Even yang digelar oleh Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) ini diselenggarakan yang ke empat kalinya setelah dilaksanakan pertama kali di tahun 2013 lalu.

“Kondisi umum, acaranya sama. Tidak ada yang berubah, termasuk jarak tempuh yang akan dilalui peserta yakni 10 kilometer. Tapi rute tahun ini kami ubah dan kita harapkan seperti itu,” kata Ketua BPPD, Lukas.

Lukas menyampaikan, bahwa para peserta berlaga saat ini mencapai 508 pelari dari berbagai negara. Rute yang dilalui peserta ini tidak sama dengan rute pada even-even sebelumnya.

Tahun ini, ada sedikit perbedaan yang cukup mendasar. Alasan perubahan rute ini atas dasar beberapa pertimbangan tertentu. Hal itu dilihat dari nuansa ada perubahannya.

Menurut dia, rute yang dilalui ini lebih ekstrim dengan beberapa jalur tanjakan dan turunan yang cukup menantang. Even ini bukan lagi fun run, melainkan sudah berubah menjadi trail run. Sebab, medan yang dilalui pelari cukup menantang. Namun, kata Lukas, beratnya medan tidak akan mengubah apa yang akan didapatkan para peserta lari yang telah mencapai garis finish.

Lukas menjelaskan, untuk tahun ini, pesertanya menurun signifikan. Tahun lalu mencapai 800 pelari lebih. Sedangkan kali menurun hingga 25 persen. Namun, menurunnya peserta ini, lantaran bersamaan dengan perayaan Kemerdekaan RI. Selain itu, juga adanya even sama di daerah lain, diperkirakan jauh lebih besar. “Even berikutnya kita upayakan lebih baik lagi, “bebernya.

Ditambahkannya, kegiatan lomba ini digelar juga untuk mempromosikan Kabupaten Pasuruan. Sekaligus mengenalkan budaya Kabupaten Pasuruan, seperti wisata alam, ikon wisata keluarga dan masih banyak lagi. Dalam even kali ini, untuk juara pertama pria, diraih oleh Samson, dari Kenya dan juara pertama putri yakni Sara, pelari asal Kota Surabaya. (abd)




Loading Facebook Comments ...