Search

Tujuh Dusun di Kabupaten Situbondo, Mengalami Krisis Air Bersih

Petugas Pusdalop BPBD Situbondo, saat mendistribusikan air bersih. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Sebanyak tujuh  dusun pada  tiga  desa,  yang tersebar pada  tiga kecamatan di Kabupaten Situbondo, mulai mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih, pada musim kemarau tahun 2020  ini.

Namun, untuk mengantisipasi kekurangan  air bersih yang lebih parah lagi, petugas Pusdalop dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo, mulai mendistribusikan air bersih ke sejumlah titik  yang mengalami kekeringan tersebut.

Tujuh dusun yang mengalami krisis bersih pada musim kemarau tahun 2020 ini, yakni Dusun Tribungan Timur, Krajan dan Dusun Barat Ledeng Desa Tribungan, Kecamatan Mlandingan, Dusun Bendhusa dan Dusun Polay Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, serta Dusun Taman Sari, Desa/Kecamatan Kendit, Situbondo.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan  Penanggulangan Bencana pada BPBD Kabupaten Situbondo Gatot Trikorawan mengatakan, hingga kini, tercatat sebanyak  7  dusun pada  tiga  desa yang tersebar pada  tiga kecamatan yang mengalami kekeringan  di Kabupaten Situbondo.

“Untuk sementara memang  tujuh  dusun, tapi kemungkinan besar masih akan terus bertambah. Ada beberapa kecamatan yang baru mengirimkan laporan kekeringan di daerahnya,”ujar Gatot Trikorawan, Selasa (6/10/2020),

Menurutnya, untuk mengantisipasi kekurangan air bersih yang lebih parah lagi, pihaknya mendistribusikan  air bersih ke tiap dusun secara terjadwal.”Masing-masing dusun mendapat jatah pendistribusian air bersih satu minggu sekali, secara bergantian. Pendistribusian dilakukan menggunakan truk tangki milik BPBD Situbondo,”katanya.

Lebih jauh Gatot  mengemukakan, setiap laporan kekeringan yang masuk akan langsung disurvei. Sebab tidak seluruh desa meminta bantuan pendistribusian air bersih. Ada beberapa desa yang hanya meminta bantuan tandon air, karena sumber air di daerahnya dirasa masih dapat memenuhi kebutuhan warganya. (fat)




Loading Facebook Comments ...