Search

Viral di Medsos Ansor Mengelola Parkir,  Ini Tanggapan Ketua Ansor di Probolinggo

karcis parkir di wisata Pantai Bentar Kabuoaten Probolinggo yang viral di facebook dan tweeter yang diupload oleh netizen. (foto: istimewa)
karcis parkir di wisata Pantai Bentar Kabuoaten Probolinggo yang viral di facebook dan tweeter yang diupload oleh netizen. (foto: istimewa)

Probolinggo,  reportasenews.com – Sebuah akun Facebook Probolinggo mengupload karcis parkir di Wisata Pantai Bentar yang di kelola oleh Satkorcab Banser Kabupaten Probolinggo. Hal itu membuatnya menjadi  viral di medsos. Namun hal itu langsung di tanggapi oleh PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo.

Menurut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo, Muchlis menyatakan tidak ada larangan pengelolaan jasa parkir kerjasama dengan pihak swasta sebab, hal tersebut tidak berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Probolinggo.

“Ini tidak mengurangi PAD bahkan bisa menambah PAD (Pemkab Probolinggo), karena yang mengelola pihak swasta,”ungkap Muchlis, Senin (13/11).

Sebab, Pemerintah Kabupaten Probolinggo sudah melakukan MOU bersama Banser untuk pengelolaan jasa parkir di pantai wisata Bentar.

“Bukan hanya di Pantai Bentar saja, namun  tempat lain juga sama seperti pasar, swalayan, serta area yang ada petugas parkir,”ungkapnya.

Hal itu di lakukan, karena tidak mengubah sistem prosedur dan PAD sendiri. Karena, hasil jasa parkir tersebut langsung di setor ke Dinas Pengelola Keuangan Daerah.

“itu sudah sesuai dengan nota Dinas Bupati untuk memperdayakan  ormas di Kabupatenggo Tentang retribusi pengelolaan Parkir,”imbuhnya.

Dengan menggandeng pihak swasta sebut pria asal kecamatan Bantaran ini, supaya bisa mendongkrak perolehan PAD Pemkab Probolinggo.

“Semakin naik perolehan PAD, karena Ansor Banser ikut mempromosikan wisata. Banser itu adalah rakyat Kabupaten Probolinggo dan Program Banser juga untuk Rakyat Kabupaten Probolinggo,”sebutnya.

Lebih jauh masih kata Muchlis, ini hanya masalah tidak terbiasa saja ada Pemkab menggandeng pihak swasta seperti Banser.

“Mungkin Kabupaten Probolinggo satu-satunya Pemkab yang melibatkan Banser sebagai mitranya. Pendapatan banser sendiri satu bulannya dari 7 ratus ribu hingga satu juta itu di bagi 3 orang,” jelasnya.

Dengan bukti ini, bahwa keberadaan Banser bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo.

“Jika ada salah satu atau beberapa yang ‘Kurang Senang’ itu sudah biasa dan tidak perlu di tanggapi secara serius. Karenarn tidak mungkin kita minta semua orang senang dengan apa yang kita lakukan,”pungkasnya.

Sementara itu, Sidik Wijanarko Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan Pariwisata sidik menjelaskan, kalau dikelolanya lahan parkir tersebut sudah lama di lakukan.

“Wah itu sudah lama di lakukan, jadi MoUnua dulu dengan NU sehingga Banom NU (Banser) yang mengelola,”pungkasnya.(dic)




Loading Facebook Comments ...