Selasa, 17 Januari 2017

Wanita Yang Dicabuli Gatot Brajamusti Melapor Ke Polda

Wanita Yang Dicabuli Gatot Brajamusti Melapor Ke Polda
Citra Korban Pencabulan AA Gatot Melapor Ke Polda

JAKARTA RN.COM – Belum selesai kasus narkoba dan kepemilikan senjata api yang menjeratnya, Ketua Umum PARFI,  AA Gatot Brajamusti kembali berurusan dengan pihak berwajib.

Citra, wanita yang diduga menjadi korban percabulan AA Gatot, kamis malam (8/9) mendatangai SPKT Polda Metro Jaya.

Wanita berusia 26 tahun ini mengaku telah memiliki anak dari hasil hubungan terlarangnya dengan Ketua PARFI yang juga Guru spiritual disebagian kalangan artis tersebut.

“Sebelum melakukan hubungan terlarang saya diperdaya dengan narkoba jenis sabu. Gatot menyebut ini Aspat atau Asap nikmat,” kata Citra menirukan ucapan Gatot saat itu.

Bahkan, Citra juga mengaku sempat mengugurkan kandungan karena dipaksa oleh Gatot dan istrinya saat itu. Belakangan hamil lagi setelah kembali melakukan hubungan badan dengan Aa Gatot.

“Sebelum punya anak dari Gatot, dia juga pernah hamil suruh digugurkan oleh Gatot waktu Citra umur 20 tahun, yang anak sekarang klien kami hamil waktu umur 22 tahun dan sudah berumur 4 tahun,” kata kuasa hukum Citra, Rhony Sapulette usai melapor.

Saat itu korban mengaku melakukan persetubuhan lantaran terpengaruh ‘aspat’ atau yang disebut makanan jin. Dirinya baru mengetahui barang tersebut adalah narkoba jenis sabu, setelah Gatot ditangkap.

“Di bawah pengaruh aspat, hipnotis mungkin dan gaib-gaib. Karena dia meyakinkan itu aspat makanan jin, dan dia selalu meyakinkan, sehingga terjadi persetubuhan. Pada saat itu, Citra juga akan melaporkan perbuatan Aa Gatot ke pihak berwajib, namun takut lantaran diancam (pelaku),” tandas Rhony.

Pengacara juga mengakui, masih ada korban lain selain Citra yang mengalami perlakuan yang sama dari AA Gatot Brajamusti. (Tjg/Tam)

Subscribe

Terima kasih telah membaca artikel Reportase News. Untuk mendapatkan informasi terupdate, silakan berlangganan newsletter kami melalui kolom email di bawah ini.

No Responses

Loading Facebook Comments ...