Search

Wisata Kapal Pesiar: Wajib Ikut Latihan Keselamatan Pelayaran

Kapal pesiar Costa VIctoria, fasilitas lengkap bintang 5 yang diburuh turis Indonesia.
Kapal pesiar Costa VIctoria, fasilitas lengkap bintang 5 yang diburuh turis Indonesia.

SINGAPURA, REPORTASE-Berlibur dengan kapal pesiar, sungguh pengalaman yang tak mudah dilupakan. Pilihan naik kapal pesiar ini, sebenarnya karena pengaruh menyaksikan tayangan National Geographic mengenai suka duka kehidupan kru di kapal pesiar dan bagaimana mereka menyiapkan wisatawan menikmati perjalanan.

Pertumbuhan ekonomi asia, juga mempengaruhi bagaimana jaringan kapal pesiar Costa Grup menjadikan Singapura pangkalan kapal pesiar yang potensial.

Kapal pesiar Costa Victoria salah satunya. Mulai Oktober 2016, kapal pesiar sepanjang 253 meter dengan 964 kabin dan 12 dek ini kembali ke kawasan Asia untuk melayani wisatawan berlibur di Asia Tenggara.

Wisatawan asal Asia mulai menjadikan wisata kapal pesiar, alternatif liburan keluarga.

Jurnalis reportasenews.com membagi pengalamannya menikmati pelayaran Singapura-Malaka-Penang pp, dengan Costa Victoria, pertengahan November 2016 lalu. Begini ceritanya:

Kesempatan berlayar dengan kapal pesiar seperti mimpi menjadi kenyataan. Dengan harga paket perjalanan USD 312 per orang, atau dengan kurs Rp 13.500, maka paket liburan itu Rp 4.2 juta per orang. Harganya not bad lah, karena perjalanan ini untuk paket  selama 4 hari 3 malam mengunjungi 2 negara. Gak beda-beda jauh dengan biaya liburan ke Bali.

Sebelum masuk masuk kapal, anda harus memperhatikan jadwal boarding masuk ke kapal yang bersandar di Harbour Front Singapura.

Berbagai kegiatan liburan dibuat agar penumpang tidak bosan. Kelas dansa di Costa Victoria, gratis dan menyenangkan. (tata)

Berbagai kegiatan liburan dibuat agar penumpang tidak bosan. Kelas dansa di Costa Victoria, gratis dan menyenangkan. (tata)

Dengan kapasitas wisatawan 2000 orang bersamaan hendak masuk kapal, tentu tidak mudah dan perlu pengaturan sendiri.

Kesannya memang padat dan ribet masuk kapal, karena banyak orang berseliweran dengan beragam bahasa yang asing. Tapi ini sih masih biasa dibandingkan padatnya antrian masuk Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, ketika musim mudik lebaran.

Namun jangan lupa, ini di Singapura, ada papan informasi, jalur antrian ketat dan efisiensi yang khas.

Mereka mengatur jadwal masuk kapal, sesuai dengan jam boarding di loket. Misalnya melapor jam 3 sore, diberi tiket no: 3 dan begitu seterusnya. Sehingga tiap rombongan setelah meninggalkan kopornya, yang akan diurus bagian bagasi, tinggal duduk manis menunggu panggilan kode tiket.

Pemeriksaan imigrasi Singapura pun, tidak seketat dan tampilkan muka “jutek” seperti di Bandara Changi. Mungkin tahu kalau yang hendak masuk kapal adalah wisatawan, maka petugas imigrasi agak murah senyum dan efisien memeriksa passport.

“Dulu petugas imigrasi di pelabuhan sama juteknya, tapi karena diprotes kapten kapal, mereka udah mulai berubah lebih manusiawi,” kata Dewi Yanti (40), wisatawan asal Indonesia yang sudah 2 kali berlayar dengan Costa Victoria.

Begitu kaki menginjak dek Costa Victoria, passport akan diminta oleh petugas dan diganti oleh Costa Card. Kartu ini gunanya macam-macam, dari sebagai alat identifikasi hingga kartu pembayaran untuk belanja di atas kapal. Soalnya di kapal, tidak ada transaksi cash money.

“Kartu Costa ini bisa untuk belanja di duty free, malah dapat diskonnya besar lho,” jelas Anom Dhana, kru asal Indonesia bertugas sebagai entertainment hostess.

Satu hal lagi yang perlu diketahui seluruh wisatawan kapal pesiar adalah wajib mengikuti latihan keselamatan di atas kapal yang diarahkan oleh  muster drill alias fire drill atau latihan keselamatan di atas kapal.

Pelatihan ini dilakukan di atas kapal sebelum kapal melepaskan tali tambatan di Dermaga Harbour front sekitar pukul 22.00 waktu setempat.

Hari pertama semua penumpang wajib mengikuti drill penyelamatan diri, menggunakan pelampung agar tidak panik jika dalam keadaan darurat di kapal. (tata)

Hari pertama semua penumpang wajib mengikuti drill penyelamatan diri, menggunakan pelampung agar tidak panik jika dalam keadaan darurat di kapal. (tata)

Pengumuman disampaikan dalam lima bahasa yakni Italia, Inggris, Mandarin, Indonesia dan Jepang. Penumpang diinstruksikan mengambil jaket pelampung di lemari dan mengikuti petunjuk seperti yang tercantum di kartu kabin masing-masing.

Latihan ini sesuai dengan ketentuan keselamatan pelayaran International Maritime Organization (IMO), dan menjadi items kegiatan wajib setiap penumpang. Petugas akan mengetuk setiap kamar, memastikan penumpang keluar dan terdaftar latihan.

Ayo siapkan liburan anda di atas kapal pesiar.(bersambung) (hendrata)




Loading Facebook Comments ...