Search

Zainuddin Purba : Tangani Peredaran Narkoba BNN Sumut Pakai Ilmu Tuli

Anggota DPRD Sumatera Utara, H Zainuddin Purba SH. (Foto. Ist)

Binjai, reportasenews – Setelah disoroti atas lemahnya kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNN Provsu), sampai hari ini tdk terlihat langkah  koordinasi ataupun kebijakan yang diambil untuk disampaikan kepada masyarakat Sumut.

“Pimpinan badan ini seperti memakai ilmu Tuli,” ujar mantan Ketua DPRD Binjai, Zainuddin Purba kepada wartawan, Sabtu (30/01/21).

Sepertinya mereka (BNN Provsu -red) melakukan pembiaran sehingga sampai pada waktunya nanti terjadi komplik sosial ditengah tengah masyarakat.

“Kekecewaan ini saya sampaikan kepada pimpinan BNN prov Sumut,” lanjut Zainuddin.

Zainuddin juga menganggap kalau mereka (BNN Provsu) tidak mengetahui keadaan dilapangan, ini berbahaya  karena generasi muda harus diselamatkan dari kehancuran. Bagaimana kondisi maraknya peredaran  narkoba Kota Binjai, Deli Serdang, Kabupaten Langkat dan Kota Medan saat ini.

“Kami tidak butuh cakap , kerja nyata kami butuhkan, segera selamatkan generasi muda kita. Lakukan langkah langkah kongkrit, nyata dan tegas terhadap pencegahan dan peredaran narkoba,” tegasnya lagi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Zainuddin Purba memberikan Raport Merah Bagi BNN Provsu dan BNN Kab/Kota Dalam Pemberantasan Narkoba.

Pasalnya, meningkatnya peredaran dan pemakai narkoba di Provinsi Sumatera Utara, menunjukkan jika Badan Narkotika Nasional (BNN) Provsu beserta jajaran, khususnya Kota Binjai, Langkat, Medan dan Deli Serdang, dinilai belum bisa menunjukkan kinerja yang baik dihadapan publik masyarakat.

Hal itu dikatakan Politisi Partai Golkar, yang saat ini duduk di DPRD Sumatera Utara, H Zainuddin Purba SH. Tokoh masyarakat yang akrab disapa Pak Uda ini juga menegaskan, ada beberapa indikator BNN Provinsi Sumatera Utara dan jajaran gagal dalam memberantas peredaran narkoba.

“Diantaranya, semakin bebasnya para bandar mendirikan lokasi untuk menghisap Sabu dan mengkonsumsi Pil Ekstasi,” lanjut Pak Uda.

Pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Binjai ini juga menambahkan, indikator lainnya yaitu para penjual sudah terang terangan menjual Sabu Sabu dan Pil Ekstasi.

“Akibatnya, muncul keresahan warga dengan meningkatnya pencurian, serta para orangtua banyak yang stres dan putus asa,” ungkapnya.

Sebagai tokoh masyarakat dan dipercaya sebagai Wakil rakyat, Pak Uda berharap ke BNN Pusat, agar dapat melakukan evaluasi cara kerja masing masing jajaran dibawahnya.

“Pada kesempatan ini, saya bermohon kepada BNN Pusat, agar dapat melakukan evaluasi cara kerja masing masing dikarenakan dengan terang menderang para bandar dalam menjual Sabu dan Pil Ekstasi,” ucap Pak Uda.

Diakhir pembicaraannya, dirinya bersama masyarakat, berharap agar BNN Sumut dan jajaran dapat bekerja dengan maksimal.

“Jangan sampai satu atau dua generasi kita hancur tanpa masa depan karena ketidakmampuan BNN dalam melakukan penanggulangan masalah ini,” ujarnya dengan kesal.  (Prb)




Loading Facebook Comments ...