Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 4 Jul 2018 16:51 WIB ·

10 Ekor Burung Langka dan Dilindungi  Disita SPORC Brigade Bekantan Pontianak 


					Petugas SPORC menyita 2 ekor burung Jalak Putih dan 8 ekor burung madu Perbesar

Petugas SPORC menyita 2 ekor burung Jalak Putih dan 8 ekor burung madu

Pontianak, reportasenews.com – SPORC Brigade Bekantan Seksi Wilayah III Pontianak, Balai Gakkum KLHK Kalimantan, patut diacungi jempol. Operasi perdagangan satwa liar yang dilindungi kembali membuahkan hasil.

10 ekor burung Jalak putih (Sturnus melanopterus) dan 8 ekor Burung madu (Family Nectariniidae) disita dari sebuah Toko Burung Anen di jalan Teuku Umar, Pontianak.

Burung yang bernilai  2 juta hingga ratusan ribu ini diperjualbelikan di toko burungnya. Padahal pemilik toko telah beberapa kali mendapat penyuluhan dan bahkan peringatan untuk tidak memperdagangkan satwa liar yang dilindungi dan terancam punah.

“2 Burung jalak putih ini diperoleh dari luar Kalimantan, yang dibelinya seharga Rp 700 ribu kemudian dijual kembali dengan harga mencapai  Rp 2 juta per ekornya,” kata Kepala seksi  Wilayah III Balai Gakkum KLHK  Kalimantan, David Muhammad kepada reportasenews.com.

Sementara burung madu diperoleh dari seorang penyuplai di Kabupaten Kubu Raya untuk dijual kembali dengan harga Rp 75.000 per ekornya.

“Dia bandel, sudah beberapa kali diperingati tetap saja menjual satwa yang dilindungi,” ujarnya.

Saat ini pemilik toko Anen, SG (45) telah ditetapkan sebagai tersangka. Tentu kasus ini masih terus diusut dan mengungkap pelaku lainnya yang terlibat.

Penyidik menjerat tersangka dengan pasal 21 ayat (2) huruf a Jo pasal 40 ayat (2) Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 100 juta.

“Karena ini satwa dalam kategori hidup, selanjutnya satwa ini yang disita akan dititip rawatkan di BKSDA Kalbar, selanjutnya akan diindetifikasi jenisnya,” terangnya.

Burung jalak putih dan burung madu menurut Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999 tentang pengawetan Tumbuhan Satwa Liar termasuk dalam list satwa yang dilindungi. Burung jalak Putih menurut IUCN merupakan spesies dengan status critically endangered (CR) yang beresiko tinggi untuk punah dari alam liar. (das)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Liburan Lebaran, Polres Situbondo Siagakan Kapal Patroli di Wisata Pantai

13 April 2024 - 14:10 WIB

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Suasana Sholat Idulfitri di Lapangan Merdeka Terbaru

11 April 2024 - 16:34 WIB

Trending di Daerah