Search

14 Ruko di Pasar Inpres Sintang Terbakar, Bupati Sintang Janji Fasilitasi Korban Kebakaran

Bupati Sintang, Jarot Winarno, meninjau lokasi kebakaran di kawasan Pasar Junjung Buih/ Pasar Inpres Sintang di jalan Partisipasi, Kelurahan Tanjung puri, Kecamatan Sintang, Sabtu (30/1/2021) pagi.

Sintang, reportasenews.com – Kebakaran besar kembali melanda kota Sintang, Kabupaten Sintang, Sabtu (30/1/2021) pukul 01.50 WIB. Pasar Inpres Junjung Buih di Kompleks Pasar Inpres, Kelurahan Tanjung Puri, Kecamatan Sintang terbakar untuk kedua kalinya di lokasi yang berdekatan.

Sebanyak 14 pintu bangunan ruko ludes terdiri dari Apotik Husada sebanyak 2 pintu, Toko Dinasus sebanyak 1 pintu, Toko Pakaian Ema sebanyak 1 pintu, Toko pakaian Bude sebanyak 1 pintu, Rumah Makan Kak Ida sebanyak 1 pintu, Toko Emas Cahaya Logam sebanyak 1 pintu, Toko Buku Putri Karet sebanyak 2 pintu, Warung Kopi Sari Wangi sebanyak 1 pintu, Toko Klontong Yani sebanyak 1 pintu, Toko Sayur Bhu Dhe sebanyak 1 pintu.

Kronologis kejadian sekitar pukul 01.45 WIB terdengar bunyi ledakan diantara Rumah Makan kak Ida dan Toko Buku Putri Karet. Terjadilah kepulan asap pekat diikuti timbulnya kobaran api yang mulai menjalar ke ruko yang berada di dekatnya.

Selama kebakaran berlangsung, regu pemadam kebakaran Pemkab Sintang dan pemadam kebakaran swasta diterjunkan. Puluhan aparat kepolisian Polres Sintang juga bersiaga dan melakukan pengamanan dipimpin Kabag Ops Polres Sintang, Kompol Zulfikar didampingi piket pawas dan melibatkan piket penjagaan serta piket fungsi yang berjumlah 32 personil.
Api dapat dipadamkan pada pukul 04.30 WIB oleh Damkar dan dibantu satu unit AWC Polres Sintang dan Busera.

Lokasi kebakaran yang berdekatan dengan Rumah Sakit Umum Daerah Ade M. Joen Sintang sehingga menimbulkan kepanikan pengunjung dan keluarga pasien di RSUD Ade M Joen Sintang.
Sebanyak 22 orang pasien dewasa dan 8 pasien anak anak dievakuasi ke Kantor Bupati Sintang.

Bupati Sintang, Jarot Winarno, meninjau lokasi kebakaran di kawasan Pasar Junjung Buih/ Pasar Inpres Sintang di jalan Partisipasi, Kelurahan Tanjung puri, Kecamatan Sintang, Sabtu (30/1/2021) pagi.

“Ini dalam beberapa waktu bulan kebakaran terulang lagi, ini yang kedua kalinya. Kesimpulan saya adalah kebakaran tidak menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak waspada, instalasi listrik juga belum begitu diperhatikan, dan penyidik diharap mengungkap apa penyebab kebakaran. Kita akan terus memperbaiki semuanya, penyiapan hidran, perbaikan instalasi listrik, dan penataan bangunan yang lebih baik. Saya turut prihatin dengan kejadian kebakaran ini, kita siap fasilitasi termasuk mempermudah izin mendiri bangunan, tetapi harus dibenahi, karena lokasi kejadian sangat dekat dengan Rumah Sakit Ade M. Joen Sintang, saya turut prihatin,” ungkap Bupati Sintang, Jarot Winarno.

Sementara Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Bidang Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sintang, Agus mengatakan tim damkar sudah tiba di jam 2.15 menit langsung memadamkan api dan memblokade jalur api agar tidak merembet ke rumah sakit dan kantor Bank. 

“Penyebab kebakaran sampai hari ini belum dipastikan, tetapi kerugian dipastikan mencapai 10 milliar rupiah, dan korban jiwa serta luka tidak ada. Rumah sakit aman termasuk bank BNI aman,” jelasnya.
Himbauan kepada masyarakat terutama dalam jaringan listrik agar terus diperbaiki dan tidak meninggalkan rumah dalam keadaan barang barang elektronik masih melekat pada jaringan listrik. (das)




Loading Facebook Comments ...