Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 7 Apr 2017 18:20 WIB ·

Gandeng Puslit Koka Jember, Kembangkan Kopi Khas Banyuwangi


					Kopi khas Banyuwangi yang kini produksinya menurun. (foto : ric) Perbesar

Kopi khas Banyuwangi yang kini produksinya menurun. (foto : ric)

Jember,repostasenews.com – Meningkatnya potensi bisnis perkopian di tanah air mendorong perlunya varitas kopi baru. Potensi ini dilirik Bupati Banyuwangi dengan menggandeng Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslit Koka) Jember.

Sejak kolonial Belanda Banyuwangi memiliki kontribusi besar dalam eksport kopi. Sebagian produksi kopi masih dikuasai Perkebunan milik negara. Disaat, banyak tanaman kopi milik PTPN XII diganti tebu, produktifitas kopi asal Banyuwangi menurun.

Peluang ini mukai digarap Pemkab Banyuwangi dengan menggandeng Puslit Koka Jember. Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, menjelaskan, perkembangan potensi pasar kopi Banyuwangi sejalan dengan perkembangan sektor pariwisata.

“Pengembangan kopi secara mandiri melalui komunitas di Banyuwangi khususnya ekonomi kreatif perlu digenjot. Namun pengembangan potensi pasar kopi membutuhkan uluran tangan pemkab untuk menjangkau pasar internasional,” ungkap Abdulah Azwar Anas, di Jember, Kamis (6/4).

Anas menyayangkan, selama ini pengembangan kopi masih terpusat di perkebunan milik negara. Sementara banyak kebun kopi yang dikelola rakyat secara tradisional belum dikembangkan.

Kerjasama dengan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Jember ini diharapkan bisa merubah pengolahan kopi rakyat dari hulu hingga hilir.(ric)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hindari Tabrakan, Truck Box Terguling di Jalur Pantura Situbondo

12 Juni 2024 - 21:13 WIB

18 Ruko di Pasar Sambas Terbakar Hebat

12 Juni 2024 - 20:43 WIB

Tak Bayar Uang Sewa 6 Unit Mobil Rental Rp133 juta, Kades Bungatan Situbondo Dipolisikan

12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Banting Setir Bakul Wedus Idul Adha, Dulu Wartawan Media Online di Madiun

12 Juni 2024 - 19:44 WIB

Bandar Narkoba Diciduk di Penginapan Mekar Sari

12 Juni 2024 - 18:48 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling

12 Juni 2024 - 18:41 WIB

Trending di Daerah