Site icon Reportase News

300 TPS di Situbondo Dinilai Rawan Politik Uang

Murtapik Ketua Panwaslu Kabupaten Situbondo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Sebanyak 300 dari jumlah total 1.183  Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kabupaten Situbondo, rawan dengan dinilai rawan terjadinya mobilisasi pemilih dan politik uang pada pelaksanaan Pilgub Jatim  pada 27 Juni  2018 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung Murtapik selaku  ketua Panwaslu Kabupaten Situbondo,”tercatat sebanyak 300 TPS   masuk kategori rawan. Itu tersebar  pada  15 TPS yang kami kategorikan sangat rawan mobilisasi pemilih atau politik uang,  karena lokasinya berada di perbatasan dengan kabupaten lain,”ujar Murtapik, ketua Panwaslu Kabupaten Situbondo, Selasa (26/6).

Menurutnya, sebanyak 15 TPS yang rawan mobilisasi pemilih itu di wilayah barat perbatasan Kabupaten Situbondo-Probolinggo, tepatnya di beberapa TPS di Kecamatan Banyuglugur.

Sedangkan di wilayah timur, Kecamatan Banyuputih yang berbatasan dengan Kabupaten Banyuwangi serta di wilayah selatan Situbondo, berbatasan dengan Kabupaten Bondowoso.Sementara ratusan TPS lainnya,  dari hasil pemetaan Panwaslu Kabupaten Situbondo, yang dinilai rawan terjadinya politik uang itu  perlu pengawasan ekstra.

“Tingkat kerawanan yang pertama adalah mobilisasi pemilih untuk memilih salah satu pasangan calon, kedua  rawan dengan terjadinya politik uang,”katanya.

Pria yang akrab dipanggil Lopa menegaskan,  untuk mengantisipasi terjadi mobilisasi massa atau politik uang tersebut, pihanya akan meningkatkan pengawasan disejumlah TPS yang dinilai rawan tersebut.

“Untuk TPS yang dinilai  rawan,  kami akan  melakukan  pengawasan yang melekat atau pengawasan dibawah supervisi Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Kabupaten. Bahkan,  kami telah memerintahkan Panwascam agar melakukan supervisi secara inten di sejumlah TPS yang rawan tersebut,” ujar Lopa.

Lopa  menambahkan, pihaknya juga  meminta kepada Panwascam  untuk melakukan pengawasan, dengan cara melakukan  patroli, untuk mengantisipasi terjadinya politik uang dan mobilisasi pemilih.

“Selain itu, patroli Panwascam  juga untuk mengntisipasi keterlibatan  Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Situbondo, dalam menyukseskan salah satu pasangan calon,”pungkasnya.(fat)

Exit mobile version