Menu

Mode Gelap

Hukum · 20 Nov 2022 10:58 WIB ·

4 Pelaku Penimbun 31 Ton BBM Jenis Solar di Probolinggo Ditangkap Polisi 


					4 Pelaku Penimbun 31 Ton BBM Jenis Solar di Probolinggo Ditangkap Polisi  Perbesar

Para tersangka saat digelandang polisi.(foto: istimewa).

 

Probolinggo, reportasenews com  – 4 orang tersangka asal Kabupaten dan Kota Probolinggo, ditangkap Polres Probolinggo, karena melakukan penimbunan BBM jenis solar.

Mereka adalah B (45) warga Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, AR (45) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Tongas, SW (50) warga Desa Mentor, Kecamatan Tongas dan VAP (35) warga Desa Kedungasem, Kecamatan Wonoasih.

Keempat orang itu telah menyimpan BBM jenis solar sebanyak 31 ton menggunakan tandon atau tangki jumbo yang berkapasitas sekitar 1.000 liter. 31 tandon yang diamankan itu masing-masing telah berisi 900 liter.

Keempat orang itu ditangkap setelah adanya pengembangan dari ditangkapnya sebuah truk pada Senin (7/11/2022) lalu di SPBU Shinto Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

“Petugas melihat truk bernopol N 8214 UR yang telah diincar sebelumnya keluar-masuk SPBU tersebut. Rencananya truk tersebut akan mengisi BBM jenis solar, kebetulan saat itu BBM sedang kosong,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Teuku Arsya Khadafi, Minggu (20/11/2022).

Barang bukti BBM jenis solar yang disita polisi.

Selanjutnya lanjutnya, truk balik arah kea rah timur. Kerena melihat gerak gerik mencurigakan, akhirnya petugas memeriksa truk tersebut. Ternyata setelah dicek, teruk itu dimodifikasi yang sebelumnya kenet dan sopir berdalih truk itu pengangkut ikan laut.

“Di bak truk ternyata terdapat dua tandon atau tangki jumbo untuk mengisi BBM jenis solar dengan kapasitas 1.000 liter yang masing-masing berisi 900 liter,” papar Arsya, saat menggelar pres rilis di Mapolres Probolinggo,” ungkap Arsya.

Petugas Polres bersama Polsek Dringu kemudian melakukan penyelidikan mencari siapa yang bermain atau menimbun BBM itu. Ternyata di salah satu tempat di Kota Probolinggo, petugas mendapati sejumlah tandon berkapasitas 1.000 liter. Namun pihak Polres masih belum memastikan BBM itu diperjualbelikan kembali atau sebagai apa.

“Kami masih mendalami kasus ini. Apakah ada keterlibatan dari pihak SPBU dan atau ada keterlibatan pihak Pertamina. Kami masih lakukan pengembangan. Total semua ada 31 ton BBM jenis solar yang kita amankan,” tambah Arsya.

Barang bukti yang diamankan dari kasus ini, sebuah truk pengankut BBM, 31 tandon yang berkapasitas 1 ton setiap tendon. Sejumlah mesin air yang digunakan untuk mengyedot BBM, uang tunai sebanyak Rp 7 juta 220 ribu, dan barang bukti lainnya.

Para tersangka ini dikenakan Pasal 40 angka 9 UU RI No 11 tahun 2020 tentang cipta kerja mengubah Pasal 55 UU No 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.(*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Langgar Zona Penangkapan, 2 Kapal Motor Cantrang Ditangkap

6 Desember 2022 - 19:53 WIB

Gelapkan Mobil Pikap Milik, Warga Klabang Bondowoso Ditangkap

6 Desember 2022 - 18:23 WIB

AHY  Beri Kuliah Umum dan Lantik pengurus Partai Demokrat di NTT

6 Desember 2022 - 15:25 WIB

BNPT dan UPN Veteran Surabaya Resmikan Warung NKRI

6 Desember 2022 - 15:20 WIB

Diterjang Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah Sepanjang 20 Meter Ambrol di Situbondo

5 Desember 2022 - 21:44 WIB

Terekam CCTV Saat Mencuri Aplifier di Masjid, Residivis Asal Bondowoso Diringkus

5 Desember 2022 - 18:59 WIB

Trending di Hukum