Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Hukum · 4 Okt 2016 07:55 WIB ·

4 Tersangka Termasuk Dimas Kanjeng Terancam Hukuman Mati


					Para tersangka saat menjalani reka adegan di area padepokan Perbesar

Para tersangka saat menjalani reka adegan di area padepokan

PROBOLINGGO, REPORTASE – Dari hasil rekontruksi terhadap 4 orang tersangka kasus pembunuhan Abdul Gani, di padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, mereka termasuk Dimas Kanjen terancam  hukuman mati.

Dalam rekontruksi yang digelar pada hari Senin (3/10)keempat tersangka melakukan  74 adegan reka ulang. Sementara Dimas Kanjeng  langsung digelandang ke rumahnya dan tidak dilakuka adegan, karena hanya memerintahkan anak buahnya.

Dari satu tersangka yang merupakan anggota TNI AU aktif  yang berdinas di Lanud Abdurahman Saleh, Malang, rekonstruksi dikawal ketat oleh polisi meliter.  Adegan dilakukan di asrama putra padepokan, karena pembunuhan korban Abdul Gani dilakukan di tempat tersebut.

Eksekutor pembunuhan adalah tersangka Boiran yang hingga ini masih DPO bersama tersangka Kurniadi, yang bertindak memukul korban dari belakang, dan Boiran yang menjerat leher korban. Sementara otak perencanaan adalah Wahyu Wijaya dan Wahyudi.

Kombespol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Jatim, mengatakan lima tersangka termasuk Dimas Kanjeng, terancam hukuman mati.

“Korban terancam pasal berlapis tentang pembunuhan, dengan hukuman mati. Dan harus mengembalikan uang para pengikut. Selain itu polisi akan menyita aset Kanjeng Dimas dan anak buahnya”, ujar Argo Yuwono.

Sementara menurut Mayor Sus Hamdi Londong, Humas Lanud Malang, anggotanya yang terlibat pembunuhan itu mandapat imbalan sebanyak Rp 5 juta dari pihak padepokan, Rahmad ditetapkan tersangka di internalnya.

“Di pihak kepolisian Rahmad sebagai saksi, sementara di internal kami ia sebagai tersangka,”aku Mayor Sus Hamdi.

Hingga kini polisi masih belum menemukan bunker, brangkas yang berada di dalam rumah Dimas Kanjeng, yang dikabarkan berisi triliuanan rupiah. (fiq)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Lepas 300 Pemudik Bermotor, Kapolda Banten Sebut Situasi Lalu-lintas di Pelabuhan Ciwandan Berangsur Normal

9 April 2024 - 11:50 WIB

Trending di Daerah