Menu

Mode Gelap

Feature · 14 Sep 2020 23:30 WIB ·

64 Komunitas Layangan Aduan Sejabotebek Berlaga di Tournament Joglo Kite Fighter Cup III


					64 Komunitas Layangan Aduan Sejabotebek Berlaga di Tournament Joglo Kite Fighter Cup III Perbesar

Jakarta, Reportasenews – Dalam rangka menjalin tali silaturahim sesama penghobi layang layang aduan, 64 komunitas layangan aduan turut berpartisipasi dalam Joglo Kite Fighter Cup III yang digelar di lapangan Kampung Joglo, Jakarta Barat 12 -13 September 2020.

Karena masih dalam suasana pandemi corona, panitia harus membatasi peserta hanya 64 peserta dari Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi. Panitia juga mewajibkan peserta memakai masker dan menjaga jarak sesua protokol kesehatan Covid-19.

Turnamen digelar mulai pukul 10.30 WIB sampai selesai. Adapun layangan yang dilombakan  jenis seot dan shukoi ukuran 54 – 56. Permainan layangan seot di kenal dengan sebutan seret yang artinya layangan di tarik dengan berlari mundur. Sedangkan untuk layangan shukoi biasanya peserta memainkan dengan cara jepret, yakni teknik menarik benang  dengan nengayunkan tangan ke belakang dengan keras.

Turnamen layangan aduan Joglo Fite Fighter ini telah digelar ketiga kalinya yang disponsori  oleh gelasan walet dari bandung, TW agen layangan terbesar di jakarta barat dan gelasan dekil.

Dalam turnamen kali ini, peserta memperbutkan juara 1,2 dan 3 juara dengan masing-masing hadiah juara I Rp 4.000.000, juara II  Rp 3.000.000 dan juara III Rp 2.500.000 beserta piala, piagam dan sertifikat.

Pertandingan dibagi dalam dua  putaran. Putaran pertama masing-masing peserta yang berlaga diberi kesempatan 2 layangan dan 2 kali pertandingan bermain tarikan bawah dan atas. Pemain yang kalah tarikan bawah dilanjutkan dengan tarikan atas. Apabila dua kali kalah, peserta dianggap gugur.

Untuk putaran kedua, masing – masing peserta diuji tekhnik dalam bermain layangan, ada yang mengunakan adu jepret, ada juga yang menggunakan tekhnik tarik seret serta teknik  ulur atau ganjal. Apabila  peserta menarik layangan hingga melewati garis batas yang ditentukan dianggap diskualifikasi atau kalah.

Dalam putaran kedua ini peserta hanya diberi kesempatan 1 layangan dan 1 kali bermain tarikan bawah dan tarikan atas bilamana peserta dalam 1 tarikan bawah putus maka di anggap kalah. Sedangkan pemenangnya masuk ke babak semi final, dilanjutkan ke babak final untuk merebutkan juara 1 ajang Tournamen Joglo Kite Fighter.

Selain adu ketangkasan bermain layang-layang, Turnamen Joglo Kite Figter ini juga menjadi hiburan gratis warga setempat.

“saya sangat senang karena warga juga antusias menonton turnamen ini, setidaknya bisa menjadi hiburan gratis ditengah pandemi covid, tentunya dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan” jelas Badroy, salah seorang peserta Joglo Fighter.(dik)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 191 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

IPW Dorong Perseteruan Perwira Polri Dengan Mertua dan Adik Iparnya Diakhiri Secara Damai

27 Mei 2022 - 22:17 WIB

DPDR Gelar Paripurna PAW Anggota Fraksi PDIP Sisa Masa Jabatan 2019-2024

27 Mei 2022 - 19:44 WIB

IPW Minta Presiden Jokowi Perintahkan Panglima TNI Jelaskan Penghentian Kasus Korupsi Pengadaan Helikopter AW-101

27 Mei 2022 - 17:10 WIB

Pastikan Keamanan Perayaan Kenaikan Isa Al Masih, Polres Ngawi Perketat Gereja

26 Mei 2022 - 17:12 WIB

Gairahkan Otomotif Ngawi Lebih Bergengsi, Black Hoe Racing Team Hadir Ditengah Masyarakat

25 Mei 2022 - 16:24 WIB

Presiden Buka Forum Kebencanaan GPDRR di Bali

25 Mei 2022 - 14:45 WIB

Trending di Nasional