Menu

Mode Gelap

News Feed · 2 Jan 2018 08:00 WIB ·

Ada 20.000 Pedofil di Inggris Menjadi Ancaman Serius, Kata Kepala Polisi


					Ada 20.000 Pedofil di Inggris Menjadi Ancaman Serius, Kata Kepala Polisi Perbesar

Inggris, reportasenews.com – Lebih dari 20.000 pria Inggris “tertarik” melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak dibawah usia, demikian kata kepala polisi nasional Inggris yang bertanggung jawab atas perlindungan anak, mereka telah membandingkan data sejumlah tersangka yang merupakan setara dengan ancaman teroris.

Sekitar 4.000 orang dari Inggris telah diidentifikasi sebagai pengguna aktif dari sebuah chatroom online yang dipantau oleh para penyelidik pada tahun 2017, kata Simon Bailey, pimpinan Dewan Polisi Nasional yang memimpin perlindungan anak.

Ditengarai ada lebih banyak pria dewasa yang tertarik untuk melakukan pelecehan seksual terhadap anak-anak, pejabat polisi memperingatkan, setelah menghitung jumlah “kandidat” potensial tersebut tercatat lebih dari 20.000 orang. Menurut polisi jumlah ini sama dengan angka tersangka teroris.

Sebanyak 72.000 citra pelecehan seksual online diterima oleh National Crime Agency dalam 11 bulan pertama tahun 2017, Bailey mengungkapkan.

Dia menyarankan agar anak-anak di sekolah harus diberi peringatan tentang bahaya pelecehan seksual dengan cara yang sama seperti yang mereka sarankan untuk bereaksi jika terjebak dalam serangan teroris.

“Kami membutuhkan peringatan yang sama tentang pelecehan seksual di sekolah, seperti cara kami melakukan terorisme,” kata Bailey.

Dia menambahkan bahwa seorang anak dari keluarga manapun adalah korban potensial bagi para pedofil, dengan mengatakan bahwa ancaman tersebut “tidak mengenali status sosial.”

Bahkan “orang tua yang sangat peduli” dan “berpendidikan yang berpikir mereka usia yang paham internet” mungkin memiliki anak-anak yang menjadi target oleh pemangsa.

“Saat Natal, orang tua membeli teknologi internet-enabled anak. Mereka perlu memahami risikonya,” dia mengingatkan.

Ancaman yang berkembang pada anak-anak berasal dari live streaming di platform seperti Facebook, Twitter dan jejaring sosial lainnya. “Teknologi telah memberikan akses kepada anak-anak bahwa orang-orang yang memiliki ketertarikan seksual terhadap anak-anak tidak pernah ada sebelumnya.”

“Tidak ada kapasitas” untuk menangani semua pelaku, menurut Bailey, yang mengatakan bahwa polisi harus “memprioritaskan ancaman ini secara serius” dan berkonsentrasi pada tindakan yang paling berbahaya, dengan “pelanggar tingkat rendah” menghindari deteksi. Ada ratusan petugas yang menangani urusan ancama pedofilia ini. (Hsg)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Peragakan 39 Adegan Detik-Detik Pembunuhan mantan Istrinya, Pelaku Merasa Menyesal

18 Mei 2024 - 18:34 WIB

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

Trending di Daerah