Menu

Mode Gelap

Daerah · 16 Mei 2024 16:28 WIB ·

Angkutan Batu Bara Jalur Laut Dihentikan Sementara, Ini Penyebabnya


					tongkang angkutan batu bara. Perbesar

tongkang angkutan batu bara.

Jambi, reportasenews.com – Pasca tabrak fider tiang pengaman Jembatan Aurduri I oleh kapal tongkang angkutan batu baru baru-baru ini, Satgaswas Gakum Batubara Provinsi Jambi menghentikan sementara aktivitas angkutan batubara di jalur sungai.

Penghentian ini dilakukan lantaran pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan kondisi fisik usai insiden kapal tongkang menabrak fender tiang pengaman Jembatan Auduri 1.

Wakil Satgaswas Gakum Batubara Provinsi Jambi, Johansyah menyampaikan pemberitahuan ini ditujukan kepada pengusaha batubara, Ketua PPTB, pemilik TUKS dan pelaku usaha kapal tongkang.

“Dengan ini diumumkan kepada semua angkutan batubara melalui jalur Sungai Batanghari. Dengan menggunakan kapal tongkang termasuk kapal tongkang menuju TUKS di lokasi wilayah Batanghari, untuk sementara dihentikan atau dilarang beroperasi,” kata Johansyah, dikutip dari tribunjambi.com.

Menurutnya, langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi pengguna jalan dan jembatan sembari menunggu hasil pemeriksaan terhadap kondisi fisik jembatan pascainsiden kapal tongkang tabrak fender jembatan.

“Kebijakan ini terhitung sejak Kamis (16/5/2024) pukul 06.00 WIB sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” ujarnya.

Sedangkan untuk angkutan kapal tongkang yang sudah terlanjur muat dan sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan talang duku diberikan kesempatan untuk tetap berjalan sampai Minggu (19/5/2024) pukul 00.00 WIB.

Sebelumnya Gubernur Jambi Al Haris menyikapi persoalan angkutan batu bara melalui jalur sungai, meminta masing-masing stekholder bekerja.

“Yang balai sungai bekerja dengan Dinas Perhubungan, bikin rambu-rambunya dan bikin pos pengawasannya,” katanya.

Jika dalam pelaksanaannya masih terdapat kapal tongkang milik pengusaha tambang batu bara menabrak jembatan, maka tugas mereka bertanggung jawab berkomitmen memperbaiki yang rusak itu.

“Saat ini yang berjalan itu adalah batu bara yang memenuhi kebutuhan PLN. Kita masih menyuplai bahan bakar untuk PLN yakni batu bara,” pungkasnya.(*)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Zulhas Restui H. Nalim Jadi Calon Bupati Merangin di Pilkada 2024

25 Mei 2024 - 04:20 WIB

Viral di Facebook, Video Kekerasan Terhadap Anak di Sambas ditangani Tim Cyber Polres Sambas

24 Mei 2024 - 19:00 WIB

Ajak Tawuran Live di Instagram, 6 Remaja dan 2 Celurit diamankan Polisi

24 Mei 2024 - 18:54 WIB

Saluran Pipa Minyak Pertamina di Sebapo Muaro Jambi Bocor, Warga Khawatir dan Minta Segera Dibersihkan

24 Mei 2024 - 18:38 WIB

Miliki Fasilitas Modern, Gubernur Al Haris Resmikan SMK Negeri 15 Merangin

24 Mei 2024 - 17:51 WIB

Bupati Karna, Berangkatkan 732 CJH Asal Situbondo Menuju Asrama Haji Surabaya

24 Mei 2024 - 17:03 WIB

Trending di Daerah