Menu

Mode Gelap

Hukum · 11 Nov 2016 17:18 WIB ·

Antisipasi Kedatangan Pengikut Padepokan di PN Kraksaan, Polisi Siagakan 500 Personel


					Polisi siaga antisipasi kedatanagn pengikut padepokan ke kantor Pengadilan Negeri Kraksaan Perbesar

Polisi siaga antisipasi kedatanagn pengikut padepokan ke kantor Pengadilan Negeri Kraksaan

PROBOLINGGO, REPORTASE – Penjagaan sidang pembacaan eksepsi terhadap 7 tersangka pembunuhan Ismail Hidayah dan Abdul Ghani, di pengadilan negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, terus diperketat.

Penjagaan ketat ini untuk mengantisipasi kedatangan pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi di PN Kraksaan. Karena sebelumnya, para pengikut akan mendatangi PN pada saat sidang pembacaan eksepsi kali ini.

Untuk mengantisipasi kedatangan para pengikut, Polres Probolinggo, menerjunkan sedikitnya 500 personil yang dikerahkan di PN Kraksaan.

“Satu SSK Brimob Polda Jatim, dan personil dari Polres Probolinggo sendiri. Total ada 500 personil yang bersiaga di PN, untuk antisipasi para pengunjung dan pengikut dari padepokan,” tutur Kapolres Probolinggo, AKBP Arman Asmara Syarifuddin, saat ditemui di PN Kraksaan, Kamis (10/11).

Sementara menurut  Musleh, pengikut padepokan berencana akan mendatangi PN Kraksaan saat pembacaan eksepsi oleh ketujuh tersangka.

“Sidang bacaan eksepsi untuk santri padepokan, nanti InsyaAllah kami hadir k PN Kraksaan, kedatangan kami tak lain bersilaturrahmi saja,”ujar Musleh, beberapa hari lalu saat ditemui di tendanya. (DK)

 

 

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mahasiswa Beri Apresiasi Polri Berpredikat Lembaga Bercitra Baik Versi Litbang Kompas

23 Juni 2024 - 18:47 WIB

Ribuan Emak-emak Besuki, Ikut Jalan Bersama “Mas Rio” Berhadiah Umrah

23 Juni 2024 - 16:24 WIB

Ditinggal ke Pasar, Rumah Nenek Pedagang Jihu dan 2 Kerabatnya Hangus Terbakar

23 Juni 2024 - 16:19 WIB

LBH Mitra Santri, Gugat Bupati Karna Suswandi ke PN Situbondo

22 Juni 2024 - 20:25 WIB

Viral di Medsos, Siswa SDN 1 Cottok Juara 1 Kid Atletik O2N Situbondo Gagal ke Provinsi

22 Juni 2024 - 18:51 WIB

Dinilai Tuntutannya Rendah, Kuasa Hukum Korban Ancam Laporkan JPU ke Jamwas

21 Juni 2024 - 18:53 WIB

Trending di Daerah