Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Nasional · 15 Nov 2016 10:36 WIB ·

Antisipasi Peredaran Obat Palsu Dinkes Gelar Razia Apotek


					Petugas Sidak Apotek (Foto: Fiq) Perbesar

Petugas Sidak Apotek (Foto: Fiq)

PROBOLINGGO, REPORTASE -Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Probolinggo bersama Polres Probolinggo kota, Satpol PP, Disperindag dan Kemenag Kota Probolinggo, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah apotek sebagai bentuk antisipasi terhadap penjualan obat palsu dan kedaluwarsa yang dapat membahayakan kesehatan warga, Selasa (15/11/16).

“Petugas turun ke lapangan secara rutin untuk mengecek sejumlah apotek,” kata Kepala Seksi Farmasi Dan Alkes, Dinas kesehatan Kota Probolinggo,Triana

Triana  mengatakan, selain pemantauan rutin, pihaknya juga melakukan pembinaan terhadap pengelola apotek supaya mereka menjual obat yang diproduksi oleh pabrik resmi serta harus ada rekomendasi dari Dinkes.

Masalahnya menghindari penjualan obat palsu dan kedaluwarsa yang dijual dengan harga murah ke apotik tertentu. Pengawasan dan pembinaan dilakukan sesuai prosedur dan standard yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Upaya tersebut juga sejalan dengan instruksi Menteri Kesehatan bahwa belakangan ini banyak beredar obat palsu dan kedaluwarsa yang dijual di apotek.

” Bila ada pengelola apotek yang menjual obat tidak sesuai dengan standard yang telah ditetapkan maka dapat diberikan sanksi berupa teguran atau penghentian kegiatan,” kata , IPTU Abdul Wachid Kanit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Polres Probolinggo Kota.

Upaya itu bertujuan agar warga terhindar dalam pengunaan obat palsu atau kedaluwarsa yang dapat berdampak terhadap kesehatan, Pengawasan apotek harus diperketat oleh instansi terkait.

Abdul Wachid  menambahkan, pengawasan apotek seharusnya dikeluarkan sejalan dengan pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk memudahkan pemilik dalam berusaha.

“Menyangkut keberadaan dan peredaran obat-obatan merupakan kewenangan dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM),” katanya. (Fiq)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 10 kali

Baca Lainnya

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Lepas 300 Pemudik Bermotor, Kapolda Banten Sebut Situasi Lalu-lintas di Pelabuhan Ciwandan Berangsur Normal

9 April 2024 - 11:50 WIB

Trending di Daerah