Site icon Reportase News

Antisipasi Pergerakan Teroris, Polda Papua Kumpulkan Pemuka Agama

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafly Amar saat membuka pertemuan dengan para tokoh agama dan masyarakat di Mapolda Papua. ( foto : riy )

Jayapura, reportasenews.com – Mengantisipasi adanya teroris dan paham radikalisme serta  dalam rangka menciptakan Pilkada Papua yang damai, Polda Papua mengumpulkan sejumlah pemuka agama di Papua, yang dihadiri dari perwakilan tokoh agama tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dipapua.

Kegiatan yang berlangsung di Mapolda Papua ini dihadiri oleh Pangdam, Ketua MRP, Danlantamal, Gubernur serta forkompimda Papua.

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafly Amar saat membuka pertemuan mengatakan bahwa paham teroris yang ada di papua memang sudah masuk selnya dimana kami menemukan adanya dua terduga teroris di Kabupaten Mimika.

“Kami Menemukan dua teroris di Timika sehingga kita semua memang tidak boleh memandang sebelah mata pergerakan ini, oleh sebab itu sebagai tokoh agama dan masyarakat yang ada disini saya meminta agar kita terus berkomunikasi menjaga keamanan disekitar kita apalagi kita dalam sebulan kedepan akan melakukan pilkada gubernur 2018 sehingga ini menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk mensukseskan pilkada ini”. Tuturnya.

Boy menambahkan “pertemuan ini adalah untuk saling berbagi dan menyamakan persepsi terkait menghadapi aksi teror dan paham radikalisme yang mengalami peningkatan, Saat ini kita ketahui bersama bahwa peningkatan terorisme jaringan aman abdulrahman yang kita ketahui bersama bahwa sudah menjadi tahanan Polri dari tahun 2011 dimana bekerja sama dengan abu bakar baasyr, Untuk di Papua kita berhasil menggagalkan aksi JAD di timika dan kita berhasil amankan 2 orang awalan – awalan masuk paham radikalisme dan terror,” Ungkapnya.

Sementara itu Penjabat Gubernur Papua, Mayjend TNI (Pur) Soedarmo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa momentum bulan ramadhan ini dapat kita manfaatkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga setiap kegiatan yang kita lakukan dapat berjalan aman dan damai.

“Terkait masalah keamanan dan ketertiban masyarakat karena aksi terorisme yang berkembang, dimana tugas fungsi kepala daerah melaksanakan ketentraman ketertiban masyarakat di daerahnya masing – masing serta kepala daerah bertanggung jawab menjaga keutuhan dan persatuan bangsa, kita akan aktifkan kembali kepala dusun dan babinkamtibmas untuk mereka membentuk giat siskamling diseluruh daerah, seabagai langkah awal membatasi ruang gerak terorisme dan paham radikalisme,” Ujar Pejabat Gubernur.

Kegiatan yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama ini mendapat respon yang positif dari berbagai tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir dimana kegiatan ini diminta agar dilangsungkan secara rutin. ( riy )

Exit mobile version