Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 29 Nov 2021 12:25 WIB ·

Antisipasi Varian Baru Omicron Masuk, Pemerintah Perketat Pintu Masuk Internasional


					Ilustrasi, pemerintah akan memperketat pintu masuk internasional untuk mengantisipasi masuknya varian baru covid-19 Omicron. (foto:istimewa) Perbesar

Ilustrasi, pemerintah akan memperketat pintu masuk internasional untuk mengantisipasi masuknya varian baru covid-19 Omicron. (foto:istimewa)

Jakarta,reportasenews.com – Untuk mencegah penyebaran varian baru virus covid-19 yaitu B.1.1.529 atau Omicron dari Afrika Selatan masuk ke Indonesia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan memperketat pintu-pintu  masuk internasional baik pada simpul transportasi darat, laut maupun udara.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan penyesuaian tersebut diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub yang terbit pada Senin, (29/11/21).

“Penyesuaian ini merupakan langkah antisipatif Kemenhub untuk mencegah masuknya varian baru Covid-19 ke Indonesia, dengan memperketat penerapan protokol kesehatan di simpul-simpul transportasi, seperti bandara, pelabuhan, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN),” kata Budi Karya dalam keterangannya di Jakarta, Senin, (29/11/21) dikutip Antaranews.com.

SE Kemenhub Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Internasional, Kata Budi,  merujuk pada SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 23 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional dan SE Kemenkumham Nomor IMI-0269.GR.01.01 tahun 2021 tentang Pembatasan Sementara Orang Asing Yang Pernah Tinggal Mengunjungi Wilayah Beberapa Negara Tertentu Untuk Masuk Wilayah Indonesia Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Varian Baru Covid-19.

Adapun sejumlah kebijakan yang diterapkan di simpul-simpul transportasi yang melayani kedatangan internasional, diantaranya menutup/melarang sementara masuknya Warga Negara Asing (WNA) ke Indonesia, dengan riwayat perjalanan 14 hari terakhir dari 11 negara, yakni: Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Leshoto, Mozambique, Eswatini, Malawi, Angola, Zambia, dan Hongkong.

Untuk Warga Negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan ke Indonesia dan memiliki riwayat perjalanan dari 11 negara tersebut, wajib melakukan karantina selama 14×24 jam.

Kemudian meningkatkan waktu karantina menjadi selama 7×24 jam dari sebelumnya selama 3×24 jam, bagi WNA dan WNI yang melakukan perjalanan ke Indonesia dan memiliki riwayat perjalanan di luar dari 11 negara tersebut.

Menhub mengatakan pihaknya akan terus mencermati perkembangan dinamika di lapangan dan akan berkoordinasi secara intensif dengan pemangku kepentingan terkait yakni Satgas Covid-19, Kemenkes, Kemenkumham, TNI/Polri, serta unsur terkait lainnya.

“Kami juga menginstruksikan kepada semua operator sarana dan prasarana transportasi untuk segera menyesuaikan, menerapkan, dan juga mengawasi pelaksanaan dari SE Kemenhub di lapangan,” ujarnya. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kajati Banten Geledah Kantor Ditjen Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Petugas Sita  Rp 1,1 Miliar

27 Januari 2022 - 18:00 WIB

Masyarakat Adat Dayak Kalbar Laporkan Edy Mulyadi ke Polisi

27 Januari 2022 - 12:40 WIB

ASN Pelempar Bom Molotov Saat Pelantikan Pejabat Pemkab Ketapang Diamankan Polisi

27 Januari 2022 - 11:43 WIB

Dinkes Pontianak Temukan 15 Kasus Baru Covid 19, 9 Kasus Ditemukan di Sekolah

27 Januari 2022 - 11:38 WIB

Humas Polresta Tangerang Gelar Pelatihan Manajemen Media

25 Januari 2022 - 19:12 WIB

15 Siswa dan Guru di Pontianak Terpapar Covid 19, Sekolah Diliburkan

21 Januari 2022 - 19:13 WIB

Trending di Daerah