Situbondo,reportasenews.com – Untuk meringankan beban terdampak virus corona atau covid 19 di Kabupaten Situbondo, Polres Situbondo membagikan ratusan paket sembako kepada para abang becak dan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Situbondo, Kamis (9/4/2020).
Selain itu, Polres Situbondo juga membagikan ratusan alat pelindung diri (APD), berupa masker kepada para abang becak dan para PKL di Kota Situbondo, Jawa Timur.
Menariknya, penyerahan ratusan paket sembako kepada para abang becak dan para PKL di Kota Situbondo. Itu dilakukan secara bersama oleh Bupati Dadang Wigiarto, Wabup Yoyok Mulyadi, Kapolres AKBP Sugandi, dan Dandim 0823 Situbondo Letkol Inf di halaman depan Mapolres Situbondo.
Kapolres Situbondo AKBP Sugandi mengatakan, pihaknya sengaja memberikan bantuan paket sembako dan masker kepada para abang becak dan para PKL, mengingat sejak mewabahnya covid 19 di Kabupaten Situbondo, para abang becak sepi penumpang. Bahkan, para PKL juga merasakan dampak mewabahnya covid 19 di Kabupaten Situbondo.
“Sehingga sebagai bentuk dan sikap kepedulian Polres Situbondo, dan untuk meringankan beban hidup para abang becak dan para PKL daan keluarganya, kami memberikan bantuan sembako dan masker,”kata Kapolres Situbondo AKBP Sugandi, Kamis (9/4/2020).
Menurutnya, selain memberikan bantuan sembako dan masker, pihaknya juga memberikan edukasi kepada para abang becak dan para PKL di Kota Situbondo, untuk melakukan pola hidup sehat dan selalu cuci tangan.”Bahkan, kami juga minta kapada para abang becak dan para PKL untuk selalu mengenakan masker, jika melakukan aktivitas diluar rumahnya. Ini dilakukan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran covid 19 di Kabupaten Situbondo,”pungkasnya.
Sementara itu, Imam Hanafi (45), salah seorang abang becak asal Desa Curah Jeru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo mengaku sejak virus corona merebak, penumpang sepi. Bahkan, beberapa kali dirinya tidak membawa uang saat pulang.
“Karena itu berterima kasih atas bantuan sembako dan masker, karena ini sangat membantu kebutuhan hidup saya dan keluarga,” kata Imam.(fat)
