Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Sep 2017 21:13 WIB ·

Barang Ilegal dan Berpenyakit Disita Balai Karantina Pertanian Bali


					Penyitaan material ilegal yang masuk kewilayah Indonesia Perbesar

Penyitaan material ilegal yang masuk kewilayah Indonesia

Indonesia, reportasenews.com – Balai Karantina Pertanian Denpasar musnahkan sejumlah komoditas pertanian/peternakan ilegal dan berpotensi menyebarkan hama penyakit hewan/tumbuhan, Rabu (6/9).

Menurut Humas Balai Karantina Pertanian Denpasar, Astari, barang-barang ilegal dimaksud adalah barang-barang dari luar negeri yang masuk ke Bali tanpa ada sertifikasi dari negara asal.

Jenis-jenis yang dimusnahkan adalah daging sapi dan daging babi olahan, keju, susu, buah-buahan segar. Selain itu, ada juga bibit tanaman hias serta sejumlah bibit tanaman lainnya.

Video: Balai Karantina Pertanian Denpasar musnahkan sejumlah komoditas pertanian/peternakan ilegal 

Barang-barang tersebut dimusnahkan karena dikhawatirkan  mengandung organisme pengganggu. Produk-produk yang dimusnahkan berasal dari negara Australi, Cina, Thailand, Jerman, dan Kroasia.

Sesuai Kepmentan No.3238/Kpts/PD.620/2009 tentang jenis hama dan penggolongan media pembawa, penyakit hewan digolongkan menjadi dua yaitu jenis hama penyakit hewan yang belum terdapat di wilayah negara Republik Indonesia dan memenuhi kriteria, antara lain, mempunyai sifat dan potensi penyebaran penyakit yang serius dan cepat; belum diketahui cara penanganannya; dapat membahayakan kesehatan manusia; dapat menimbulkan dampak sosial yang meresahkan masyarakat; dan/atau dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang tinggi.

Dalam proses pemusnahannya, Badan Karantina Pertanian Denpasar mengundang para stakeholder terkait seperti Bea Cukai, Kantor Pos Denpasar, kepolisian, dan lain-lain. Berikut videonya. (Han)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Polda Kalsel Ungkap 14 Kasus Tambang Ilegal Dalam Operasi Peti Intan 2024

17 Juli 2024 - 16:27 WIB

Kapolri Pastikan Hasil Pengusutan Kasus Vina Cirebon akan Disampaikan Secara Transparan

17 Juli 2024 - 16:04 WIB

Satgas Pamtas RI Gagalkan Penyeludupan 35,9 Kilogram Sabu dan 35 Ribu Butir Pil Ekstasi di Sambas-Pontianak

17 Juli 2024 - 15:38 WIB

Usai Dilantik, AKBP Rezi Dharmawan Resmi Jabat Kapolres Situbondo

17 Juli 2024 - 15:06 WIB

Cegah Penyalahgunaan Narkoba, Pejabat Pemprov Jambi di Tes Urine Secara Mendadak

17 Juli 2024 - 14:52 WIB

Trending di Daerah