Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 22 Mar 2024 21:41 WIB ·

Bawa Bahan Peledak Petasan Warga Situbondo Ditangkap


					Bawa Bahan Peledak Petasan Warga Situbondo Ditangkap Perbesar

Tersangka saat diamankan di Mapolres Situbondo

Situbondo, reportasenews.com – Nekat membawa bahan peledak petasan, seorang pria berinisial MH (42) warga Desa Sliwung, Kecamatan Panji, Situbondo, ditangkap tim opsnal Polres Situbondo. Dia ditangkap di jalan Cempaka Situbondo, Jumat (22/3/2024).

Petugas juga mengamankan barang bukti bahan peledak seberat 5 ons, puluhan sumbu petasan, dan satu petasan. Selain itu, petugas juga menangkap perantara dan penjual, yakni HR (69) dan AS (63) warga Desa Bercak, Kecamatan Ceremi, Bondowoso.

Untuk proses hukum lebih lanjut, tiga tersangka dan sejumlah barang bukti langsung digelandang ke Mapolres Situbondo. Bahkan, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tiga tersangka langsung dijebloskan ke sel Mapolres Situbondo.

Diperoleh keterangan, terungkapnya MH membawa 5 ons bahan peledak petasan, berawal dari informasi dari salah seorang warga, sehingga petugas langsung menghadang tersangka MH di Jalan Raya, Cempaka, Situbondo.

“Awalnya MH mengelak dituding membawa peledak petasan. Namun saat ditemukan barang bukti bahan peledak seberat lima ons di jok sepeda motornya, sehingga dia tidak bisa mengelak. Dia mengaku membeli dari seseorang dengan harga Rp200 ribu dari warga Ceremi,”kata petugas yang tidak mau disebutkan namanya.

Menurutnya, sehingga dengan pengakuan MH, petugas berhasil mengamankan dua tersangka asal Ceremi, Kabupaten Bondowoso, yakni HR dan AS, kedua tersangka ditangkap di rumahnya masing-masing.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tiga tersangka langsung dijebloskan ke ruang tahanan Polres Situbondo,”bebernya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Situbondo, AKP Momon Suwito Pratomo mengatakan, untuk pengembangan kasusnya, tiga tersangka masih diminta keterangannya oleh penyidik Satreskrim Polres Situbondo.

“Selain itu, jika terbukti, tiga tersangka akan dijerat pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun kurungan penjara,”katanya.

Komentar
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ini Alasan Bank Centris Selama 20 Tahun Tidak Melakukan Gugatan 

24 April 2024 - 20:38 WIB

MUI Situbondo Tolak Wacana Eks Lokalisasi GS Dirubah Wisata Karaoke

24 April 2024 - 19:55 WIB

Pura-pura Pasang Kelambu, Bapak Cabuli Anak Kandung di Kubu Raya, Ibu Lapor Polisi

24 April 2024 - 16:12 WIB

Diterkam Buaya, Kaki Kanan Ibu RT Putus

24 April 2024 - 16:07 WIB

Unaja Jambi Beri Potongan Biaya Kuliah Mahasiswa Baru

24 April 2024 - 16:02 WIB

KPU Tanjab Timur Buka Pendaftaran PPK Pilkada 2024

24 April 2024 - 14:24 WIB

Trending di Daerah