Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Nov 2023 18:55 WIB ·

Bawaslu Ngawi Sosialisasi Pencegahan Politik Sara dan Hoax di Masyarakat


					Bawaslu Ngawi Sosialisasi Pencegahan Politik Sara dan Hoax di Masyarakat Perbesar

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngawi melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilu tahun 2024.

Ngawi, reportasenews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ngawi melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif pada pemilu tahun 2024 dengan tema “mencegah politisasi sara dan hoax pada pemilu 2024” di Kabupaten Ngawi pada Senin (06/11/2023).

Kordiv P2H Bawaslu Kabupaten Ngawi, Anita Setia Mega Putri, menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran berita hoaks, politik SARA dan identitas di masyarakat jelang pemilu 2024 di Kabupaten Ngawi.

“Bawaslu saat ini lebih mengedepankan pencegahan, bukan langsung melakukan tindakan. Karenanya perlu adanya pengawasan partisipatif dari masyarakat,” tegas Anita.

Oleh karena itu butuh kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat, seperti Organisasi Mahasiswa maupun Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) untuk turut terlibat dalam melakukan filter bersama-sama terkait dengan penyampaian maupun penyebaran informasi-informasi hoaks.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Ngawi berharap agar pelaksanaan pemilu di Kabupaten Ngawi berlangsung secara damai dan lancar.

“Pengawasan partisipatif aktivitas memastikan proses tahapan pemilu dengan cara mengumpulkan data, informasi serta menginventarisasi temuan kasus terkait pelaksanaan pemilu yang dilakukan oleh kelompok masyarakat atau organisasi yang independen dan non partisan,” jelasnya lebih lanjut.

Wujud pengawasan partisipatif bisa dilakukan dengan tidak melakukan keberpihakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, tidak menggangu proses penyelenggaraan tahapan pemilu, meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan mendorong terwujudnya suasana yang kondusif bagi penyelenggara pemilu.

“Bawaslu Ngawi tidak bisa bergerak sendiri dalam melakukan pengawasan karena keterbatasan jumlah pengawas, karenanya dibutuhkan partisipatif masyarakat dalam pengawasan,” ucapnya. (don)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Unggul di Survey Nasdem, Nalim Makin Optimis Maju Pilkada Merangin 2024

15 Juni 2024 - 21:51 WIB

Ratusan Pembalap Sejumlah Daerah di Indonesia, Meriahkan Balap Sepeda Tour De Rengganis

15 Juni 2024 - 18:42 WIB

Satgas Yonkav 12/BC Terima Penyerahan Senjata dari Warga

15 Juni 2024 - 18:36 WIB

Reaksi Cepat TNI Mengejar OPM Serta Merebut Distrik Bibida

15 Juni 2024 - 18:31 WIB

Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Aparat Pemerintah Jangan Main-Main dengan Penegakan Hukum…!!!

15 Juni 2024 - 10:29 WIB

JPU Hadirkan 8 Saksi, Penyebab Meninggalnya Siswa MTS Situbondo Terungkap

14 Juni 2024 - 18:43 WIB

Trending di Daerah