Menu

Mode Gelap

Daerah · 5 Mei 2020 20:24 WIB ·

Bayi yang Ditemukan di Tempat  Sampah Situbondo Menjadi Anak Negara 


					Proses pengiriman bayi yang ditemukan di tempat sampat dar RSU Situbondo ke Sidoarjo. (foto:fat) Perbesar

Proses pengiriman bayi yang ditemukan di tempat sampat dar RSU Situbondo ke Sidoarjo. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Setelah menjalani rawat inap selama 10 hari di ruang Prenatologi RSU dr Abdoer Rahem Situbondo, akhirnya bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan di tempat sampah di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo dikirim ke Kabupaten Situbondo, Selasa (5/5/2020).

 

Bayi yang ditemukan oleh seorang satpam pembenihan benur udang PT Raja Benur, dengan berat badan sekitar 3,9 kilogram dan diberi nama  Salsabila Fatmawati  itu, dijemput langsung oleh petugas Dinas Sosial (Dinsos) UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo, Jawa Timur.

 

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo, Abu Bakar Abdi mengatakan, selama 10 hari bayi yang ditemukan di tempat sampah di dekat pembenihan benur udang PT Raja Benur itu dirawat diruang prenatologi RSU dr Abdoer Rahem Situbondo. Bahkan,  dipastikan kondisi bayi tersebut sudah sehat.”Sedangkan proses adopsi bayi tersebut akan dilakukan oleh PPSAB Sidoarjo,”ujar Abu Bakar Abdi, Selasa (5/5/2020).

 

Abu Bakar menambahkan, proses adopsi  baru dilakukan, pada  saat sang bayi berusia enam bulan. Dengan demikian, sebelum mencapai enam bulan bayi tersebut akan dibesarkan di Sidoarjo dan menjadi anak negara.

 

“Namun, selama belum ada yang mengadopsi, bayi berjenis kelamin perempuan dan diberi nama Salsabila Fatmawati  itu menjadi anak negara, sehingga semua kebutuhannya akan ditanggung oleh negara,”imbu Abu Bakar.

 

Pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinkes Kabupaten Situbondo menambahkan, sebetulnya ada belasan orang yang mengajukan untuk mengadopsi bayi tersebut. Selain itu, selama dirawat di RSU Situbondo  para dermawan banyak memberikan kebutuhan sang bayi tersebut, seperti susu dan pempes. “Namun, agar selalu mengingat bayi yang mempunyai berat badan 3,9 kilogram saat ditemukan, kami memberi nama  Salsabilah Fatmawati, dengan makna air mata surga,”pungkasnya.

 

Seperti diberitakan sebelumnya, pada awal bulan Ramadlan 1441 Hijriah, seorang satpam pembenihan benur PT Raja Benur Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Situbondo menemukan bayi di tempat sampah, dengan kondisi dibungkus tas kresek.

 

Bahkan, saat ditemukan pertama kali oleh seorang satpam, kondisi bayi berjenis kelamin perempuan itu masih dipenuhi bercak darah, serta  lengkap dengan tali pusar dan ari-arinya.(fat)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Brebes 2024 Dilantik

16 Mei 2024 - 17:24 WIB

Trending di Daerah