Situbondo,reportasenews.com – Peristiwa menghebohkan terjadi dilingkungan Karangasem, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kota, Situbondo. Itu terjadi menyusul dengan ditemukannya bayi berjenis kelamin perempuan di saluran irigasi setempat, Jumat (9/3).
Pada saat ditemukan oleh salah seorang petani bernama Sukandar (47), warga lingkungan Karangasem, Kelurahan Patokan sekitar pukul 18.30 WIB, kondisi bayi yang diperkirakan seberat tiga kilogram itu, ditemukan sudah dalam kondisi tewas , dengan kondisi dibungkus kresek warna merah.
Ironisnya lagi, pada saat ditemukan pertama kali oleh Sukandar, selain ditemukan dalam kondisi lengkap dengan ari-arinya, namun kondisi leher bayi perempuan yang diduga merupakan hasil hubungan gelap itu nyaris putus bekas digorok.
“Awalnya, saya menduga bangkai ayam yang nyangkut di saluran irigasi, namun saat hendak diangkat terlihat kaki manusia. Pada saat itulah, penemuan mayat bayi perempuan tersebut dilaporkan ke warga, hingga dilaporkan ke Mapolres Situbondo,”ujar Sukandar.
Menurutnya, mayat bayi berjenis kelamin itu, ditemukan saat dirinya hendak mengairi sawahnya, namun karena aliran airnya tidak lancar masuk ke sawahnya, sehingga dirinya mencoba cek sepanjang saluran irigasi tersebut. Sedangkan saat dicek ternyata ada kresek berwarna merah yang menutupi saluran irigasi.”Bahkan, setelah diangkat ternyata ada mayat bayi berjenis kelamin perempuan yang dibukngkus kresek berwarna merah yang nyangkut,”bebernya.
Kasubag Humas Polres Situbondo Iptu Nanang Priyambodo membenarkan penemuan mayat berjenis kelamin di saluran irigasi. Bahkan, petugas yang datang langsung ke lokasi kejadian, mereka langsung mengevakuasi mayat bayi tersebut ke kamar mayat RSU Situbondo.”Untuk sementara, mayat bayi yang diperkirakan berusia tiga hari itu disimpan di freser kamar RSU Situbondo,”kata Iptu Nanang Priyambodo.
Iptu Nanang Priyambodo menambahkan, karena mayat bayi yang dibuang di saluran irigasi itu, diduga merupakan hasil hubungan gelap, sehingga untuk mengungkap orang tua bayi tersebut, petugas akan melakukan penyelidikan, dengan cara memanggil sejumlah saksi untuk diminta keterangannya.”Sebab, selain ditemukan dalam kondisi tewas, namun kondisi leher bayi nyaris putus akibat digorok,”pungkasnya.(fat)
