Caption: data warga Situbondo yang terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Situbondo.
Situbondo,reportasenews.com – Pasien yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid 19 bertambah 3 orang, sehingga jumlah total yang terkonfirmasi Covid 19 di Kabupaten Situbondo berjumlah 11 orang, Minggu (12/4/2020).
Namun, khusus pasien palam pengawasan (PDP) turun menjadi 21 orang, sebelumnya jumlah PDP sebanyak 26 orang, sedangkan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) bertambah 2 orang, sehingga jumlah total ODP sebanyak 235 orang.
Juru bicara Satuan Gugus Tugas Covid 19 Kabupaten Situbondo Abu Bakar Abdi mengatakan, per hari ini Minggu (12/4/2020) jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi covid 19 bertambah 3 orang, sehingga jumlah total yang terkonfirmasi positif covid 19 sebanyak 11 orang di Kabupaten Situbondo.
“Namun, sebelumnya dinyatakan positif terkonfirmasi covid 19, tiga orang yang tersebar pada tiga kecamatan di Kabupaten Situbondo tersebut, mereka sebelumnya masuk dalam kategori PDP covid 19,”ujar Abu Bakar Abdi, Minggu (12/4/2020).
Abu Bakar Abdi menegaskan, satu orang tambahan terkonfirmasi positif covid 19 di kecamatan Kapongan itu, merupakan klaster asrama haji Sukolilo Surabaya, satu orang tambahan di kecamatan Banyuputih merupakan klaster umrah, sedangkan satu orang tambahan di kecamatan Jatibanteng juga merupakan klaster asrama haji Sukolilo, Surabaya.
“Khusus untuk satu orang yang terkonfirmasi positif covid 19 di Kecamatan Jatibanteng, Situbondo, dia merupakan salah satu Aparatur Siipil Negara (ASN) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso,”terang Abu Bakar Abdi.
Lebih jauh Abu Bakar menambahkan, dari jumlah total sebanyak 11 yang terkonfirmasi positif covid 19, namun hanya 2 orang yang menjalani rawat inap di RSU dr Soebandi Jember, 5 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, sedangkan 4 orang dinyatakan sembuh.
“Namun, karena sebanyak 5 orang yang terkonfirmasi positif covid 19 itu masih melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, sehingga kami terus melakukan pemantauan, sambil menunggu hasil laboratorium lanjutan dari Jakarta,”pungkasnmya.(fat)
