Menu

Mode Gelap

Nasional · 1 Des 2022 23:29 WIB ·

BNPT: Pemerintah Akui Andil Besar Santri dalam Perjuangan NKRI


					BNPT: Pemerintah Akui Andil Besar Santri dalam Perjuangan NKRI Perbesar

Kepala BNPT Komjen Pol Boy Rafli Amar

 

Subang, reportasenews.com – Pemerintah mengakui andil besar santri dalam perjuangan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pengakuan tersebut antara lain dengan ditetapkannya 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar, MH menegaskan hal tersebut kepada santri Pondok Pesantren Al-Ishlah, Desa Jatireja, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Kamis (1/12/2022).

“22 Oktober pemerintahan Presiden Jokowi menepatkan tanggal tersebut sebagai Hari Santri Nasional, ini adalah pengakuan kepada para ulama dan santri atas jerih payah perjuangan membangun fondasi NKRI,” kata Boy Rafli.

Acara di Subang ini adalah Dialog Kebangsaan Antar Lembaga Se-Jawa Barat dan Pelantikan Pengurus Lajnah Pencegahan Terorisme dan Radikalisme Jawa Barat. Dialog bertema “Meneguhkan Toleransi, Menjaga Integrasi Bangsa”.

Boy Rafli menjelaskan pada masa perang kemerdekaan, santrilah yang menggelorakan Resolusi Jihad Fisabilillah melawan penjajah.

Namun seiring berjalannya waktu, terdapat kelompok yang tidak bertanggung jawab yang menyalahgunakan kata jihad untuk memecah belah bangsa sendiri.

“Namun saat ini kita perlu waspada, beda jihad zaman kemerdekaan dengan jihad hari ini yang dikumandangkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, yang ingin memecah belah bangsa kita,” Kepala BNPT RI menjelaskan.

Untuk itu Boy Rafli menyatakan perlunya upaya pencegahan penyalahgunaan dengan mengatasnamakan agama. Maka deteksi dini merupakan kunci dalam penanggulangan intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Saya ingin menegaskan kembali bahwa kunci menanggulangi intoleransi, radikalisme dan terorisme bukan sekedar penegakan hukum, tetapi upaya pencegahan dengan membangun deteksi dini, daya cegah dan daya tangkal masyarakat secara bersama-sama,” cetus Boy Rafli.

Sementara itu, Sesepuh Ponpes Al-Ishlah, KH. Ushfuri Anshor menyambut baik kehadiran Kepala BNPT RI. Ia menilai silaturahmi yang dilakukan BNPT dapat mencegah masuknya paham-paham intoleransi, radikalisme dan terorisme kedalam pesantren.

“Saya berharap jangan sampai ada ideologi terorisme yang masuk di daerah kita,” kata KH Ushfuri Anshor.

Dirinya juga berharap dengan kehadiran BNPT RI dapat mencegah ancaman pengaruh paham-paham menyimpang yang berusaha menyusup kedalam lingkungan pondok pesantren. (*)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kunjungi Pusat Deradikalisasi di Riyadh, BNPT RI Pelajari Cara Arab Saudi Sadarkan Teroris

27 Januari 2023 - 10:58 WIB

Gagal Dapat Udang Saat Memancing, Nyawa Melayang

26 Januari 2023 - 23:11 WIB

BNPT Gandeng PT Pegadaian Kolaborasi Tanggulangi Terorisme

25 Januari 2023 - 22:02 WIB

Jadi Bengkelpun, Anggota Lantas Ini Siap Demi Tugasnya sebagai Pelayan Masyarakat

25 Januari 2023 - 17:49 WIB

Malam Tahun Baru Imlek 2574 Kongzii dan Cap Go Meh Tahun 2023, Polres Kubu Raya Kerahkan 139 Personel

21 Januari 2023 - 14:38 WIB

Rawan Karhutla, Kalbar Mesti Waspada

21 Januari 2023 - 14:24 WIB

Trending di Daerah