Situbondo,reportasenews.com – Aisyah (31), seorang asal Desa Wringinanom, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, mencoba mengakhiri hidupnya, dengan cara menengak racun cairan obat hama pertanian.
Beruntung usai menengak racun, anak korban yang bernama Khoiri (7) pulang ke rumahnya.ssehingga begitu mengetahui ibunya mengalami muntah-muntah dengan kondisi mulut berbusa, Khoiri langsung minta tolong kepada para kerabatnya. Untuk menyelamatkan jiwanya, para kerabatnya langsung membawanya ke RSUD Asembagus, Situbondo.
Diperoleh keterangan, aksi percobaan bunuh diri dilakukan oleh korban sekitar pukul 14.10 WIB.pada kondisi di rumahnya sedang sepi, karena Asmat (45), suaminya pergi bekerja dan anak-anaknya bermain. Nah, pada kesempatan ini dimanfaatkan oleh korban untuk menjalankan aksi nekatnya.
Korban menenggak obat hama pertanian, yang sudah dimasukkan ke botol air mineral. Namun hanya dalam hitungan menit, anaknya yang bernama Khoiri pulang dan mendapati pintu rumahnya dalam kondisi ditutup dari dalam.
Mengetahui pintu rumahnya ditutup, bocah kelas 1 SD ini langsung menggedor-gedor pintu sambil memanggil ibunya. Namun, karena tidak ada jawaban, sehingga Khoiri membuka paksa pintu. Pada saat itupula, Khoiri mendapati ibunya muntah-muntah dengan kondisi mulut berbusa.
Mengetahui ibunya dalam kondisi sekarat, Khoiri langsung memberitahu kakaknya yang bernama Dedi (17), sehingga Dedi bersama para kerabatnya langsung membawanya ke RSU Asembagus. Namun, karena kondisi korban cukup parah, sehingga RSU Asembagus merujuk korban ke Rumah Sakit Elizabeth, Situbondo.
Kapolsek Asembagus, Situbondo Iptu Sulaiman membenarkan adanya warga yang menengak racun. Bahkan, petugas yang datang ke lokasi sudah mengamankan sisa cairan yang diminum korban yang ada dalam botol air mineral.” Cairan yang diminum korban diduga obat hama pertanian merek decis. Tapi kepastiannya masih kami selidiki,”ujar Iptu Sulaiman, Kamis (29/8/2019).
Menurutnya, aksi nekat itu dilakukan korban di dalam rumahnya saat situasi sedang sepi. Pada saat, suaminya sedang bekerja dan anak-anaknya sedang bermain. Selain itu, untuk motifnya sendiri masih dalam penyelidikan.”Karena korban belum bisa dimintai keterangan, karena kondisinya belum sada,”pungkasnya.(fat)
