Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 22 Jun 2020 18:49 WIB ·

Bocah Tenggelam di Sungai Desa Air Upas Ditemukan  Meninggal Dunia


					Korban saat dievakuasi  tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga. (foto:das)

Perbesar

Korban saat dievakuasi tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga. (foto:das)

Ketapang, reportasenews.com –  Seorang anak Cristoper Nugroho (14)  korban tenggelam di sungai Desa Air Upas, Kecamatan Air Upas,  Kabupaten Ketapang, Minggu  (21/06/2020) berhasil ditemukan tim SAR gabungan. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Barusan, Senin ( 22/06/2020) pukul 10.00 WIB korban berhasil ditemukan.Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan ( tim rescue pos SAR Ketapang, Polsek, Koramil, staf kecamatan, dan staf Desa Air Upas, PT. Ayu Sawit Lestari, keluarga korban dan masyarakat),” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR kelas A Pontianak, Yopi Haryadi.

Yopi mengatakan, korban ditemukan tidak jauh dari lokasi.  “Korban ini ditemukan sekitar 10 meter dari lokasi tenggelam,”ujarnya.

“Pesan saya kepada pihak keluarga dan masyarakat untuk mengawasi aktivitas anak-anak di sekitaran sungai, karena kondisi seperti ini bisa saja terjadi dan pastinya kita tidak menginginkannya,” tambahnya lagi.

Korban selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Pencarian hari kedua ini sejatinya telah dilakukan penyisiran seluas 1 nautical mile (1.852 m) dan penyelaman di sekitar lokasi dengan menggerakan satu rubberboat (perahu karet bermesin) dalam pelaksanaannya.

Sementara sebelumnya, dua pekerja jembatan Gantung yang ambruk di Sungai Kelik, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, pada Kamis (18/6/2020) berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Satu korban tenggelam ditemukan pada pagi hari, pukul 07.40 WIB oleh tim SAR gabungan bernama Soijan ditemukan sekitar 135 meter arah hilir dari lokasi kejadian, dan korban telah diambil pihak keluarga untuk dimakamkan.
Korban kedua bernama Yono, juga telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 15.30 WIB. Seluruh korban tenggelam adalah  pekerja jembatan gantung di Sungai Kelik,   Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak yang ambruk saat proses pengerjaan.
Korban kedua berhasil ditemukan tim SAR gabungan sekitar 185 meter ke arah hilir dari lokasi kejadian atau berjarak 50 meter dari penemuan korban pertama.
“Kedua korban ini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” sebut Yopi.
Setelah kedua korban berhasil ditemukan saya mengapresiasi usaha dan kerja keras tim SAR gabungan ( kantor pencarian dan pertolongan pontianak, BPBD Kab. Landak, Polsek Ngabang, koramil Ngabang, Yon Armed 16, Puskesmas Sungai kelik,potensi SAR Kab. Landak masyarakat  dan rekan korban  juga kepada pihak terkait untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap melaksanakan aktivitas agar hal serupa tidak terulang kembali.
Pencarian kedua pekerja jembatan gantung ini sendiri memakan waktu selama tiga hari sebelum dilaporkan tenggelam, Selasa (16/06/2020) pukul 18.10 WIB. (das)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Liburan Lebaran, Polres Situbondo Siagakan Kapal Patroli di Wisata Pantai

13 April 2024 - 14:10 WIB

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Suasana Sholat Idulfitri di Lapangan Merdeka Terbaru

11 April 2024 - 16:34 WIB

Trending di Daerah