Site icon Reportase News

Bom Pipa Ditemukan Didekat Stasiun Kereta Bangkok

Polisi menemukan sebatang pipa yang disebut sebagai bom, dan sebuah kotak mencurigakan/ FB Klong Prem

Bangkok, reportasenews.com – Bom pipa ditemukan pada Selasa siang di dekat Jalan Ratchadaphisek dan Stasiun MRT (Mass Rapid Transportation, semacam Kereta Api dalam kota) Pusat Budaya Thailand, memicu kekhawatiran publik bahwa serangan bom lain bisa terjadi, meski ada jaminan keamanan oleh pihak berwenang.

Penemuan bom pipa tersebut terjadi sekitar seminggu setelah serangan bom di Rumah Sakit Phramongkutklao pada 22 Mei, yang bertepatan dengan ulang tahun ketiga kudeta tersebut.

Pol Lt Gen Adul Narongsak, wakil komisaris Biro Kepolisian Metropolitan, mengatakan, benda itu adalah bom pipa yang siap diledakkan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Kongcheep Tantravanich mendesak masyarakat agar tidak panik atas insiden bom baru-baru ini di Bangkok, dengan mengatakan bahwa pihak keamanan berusaha keras untuk menjaga keamanan publik.

Mayor Jenderal Kongcheep meminta masyarakat untuk melaporkan benda-benda mencurigakan atau orang-orang yang diduga mencurigakan disekitar mereka.

Pada waktu yang sama, polisi juga menemukan sebuah kotak yang mencurigakan di dekat Jalan Rama II di depan pusat perbelanjaan Pusat Rama II di distrik Bang Khunthian di Bangkok.

Jalur itu ditutup dan dibersihkan dari lalu lintas, namun kemudian ditemukan sebagai kotak kosong.

Polisi di kantor polisi Tha Kham mengatakan bahwa mereka telah menerima beberapa telepon mengenai paket-paket mencurigakan setelah ledakan baru-baru ini.

Sementara pada hari Selasa, Wakil Perdana Menteri Prawit Wongsuwon menolak kritik bahwa ada kurangnya hubungan erat dalam penyelidikan polisi terhadap ledakan di rumah sakit tersebut setelah dua perwira senior memberikan informasi yang berbeda tentang calon tersangka.

Dia mengatakan bahwa perbedaan itu tidak ada hubungannya dengan kurangnya bahan bukti, mengatakan butuh lebih banyak rincian diperlukan untuk kejelasan.

Pol Gen Chakthip diberhentikan sebagai laporan media yang tidak benar tentang kemungkinan konflik antara dia dan wakilnya, dengan mengatakan bahwa ini adalah kesalahpahaman. (Hsg)

Exit mobile version