Site icon Reportase News

Bukan Tahun Baru Biasa

Jelang pergantian tahun, pantai Sawarna, Lebak, Banten sepi pengunjung.

Bayah , reportasenews.com – Heni  dan Atok bersama Abah Sardi berjalan kaki puluhan kilometer dari Cikeusik menuju wisata pantai Sawarna. Anak beranak dari Baduy ini sedianya ingin  menawarkan  madu dan tas Koja ( tas yg terbuat dari anyaman kulit kayu khas Baduy) kepada para wisatawan. Namun sayang, Pantai Sawarna sepi pengunjung.

Abah Sardi bersama kedua anaknya menjajakan dagangannya kepada pengunjung Pantai Sawarna.

Biasanya sekali jalan Sardi  bisa menjual 10 botol madu. Sampai sore sejak ia tiba baru laku satu botol dan satu Koja saja . Ia masih berharap besok ada pengunjung yang membeli dagangannya. Kondisi ini juga dirasakan oleh Jaim, tukang ojeg yang biasa mangkal di pantai Sawarna.

“Gagal panen” kata Jaim.

Biasanya sejak 25 Desember suasana lokasi wisata di Bayah Kabupaten Lebak ini sudah ramai   didatangi wisatawan.

“Mereka banyak yang liburan hingga tahun baru  datang”  sambung Jaim

Liburan akhir tahun adalah masa panen bagi para pengais rezeki di lokasi wisata seperti di Sawarna ini. Kali ini para pengunjung  enggan mendekati pantai, Ini diduga akibat bencana   tsunami yang melanda Pesisir Barat Pulau Jawa pada 24  Desember lalu.

Meski tidak terdampak secara langsung, seperti kerusakan fisik dan memakan korban,  namun Sawarna kena imbas nya juga. Masyarakat yang menggantungkan  hidup dari wisata pantai terkena dampak ekonomi .

Sebagian besar wisatawan masih khawatir bencana susulan. Kapolsek Bayah,  AKP Tatang  mengaku   sudah memantau arus gelombang laut.

“Sejauh ini aman namun suasana tetap sepi tidak seperti biasanya  .” Kata Tatang.

Para pencari rezeki pun pasrah dengan keadaan. Mereka cuma bisa  berharap situasi ini lekas pulih  dan dampak  dari bencana  tidak berkepanjangan.

Jelang Maghrib , Maman,  pedagang pakaian   melipat dan mengemas dagangannya. Begitu juga sebagian pedagang lain yang berjejer di tanjng Layar  Pantai Sawarna.

” Warga bersama para ulama, dan kita semua    akan melewati malam tahun baru dengan istigosah dan  berdoa di Masjid  saja habis isya ”  kata AKP Tatang. (Pei)

Exit mobile version