Menu

Mode Gelap

Daerah · 23 Jun 2022 22:24 WIB ·

Bupati Dinilai Arogan, Puluhan Karyawan Perusda Banongan Mengadu ke  Tokoh Masyarakat 


					Puluhan karyawan perusda banongan, saat datang di rumah salah seorang tokoh masyarakat. (foto:fat) Perbesar

Puluhan karyawan perusda banongan, saat datang di rumah salah seorang tokoh masyarakat. (foto:fat)

Situbondo, reportasenews.com – Puluhan karyawan Perusda Banongan, Situbondo mendatangi rumah salah seorang tokoh masyarakat (Tomas), yaki H Muhamad warga Desa Talkandang, Kecamatan Kota, mereka mengadukan tindakan Bupati Situbondo yang dinilai arogan, Kamis (23/6/2022).

Pasalnya, dalam membubarkan perusda banongan, yang bergerak di    bidang agrowisata dan perkebunan, Bupati Situbondo diketahui tanpa melalui mekanisme, sehingga pihaknya mengadukan kepada salah seorang  tokoh masyarakat, yakni kepada H Muhammad.

“Kami terpaksa mengadukan tindakan arogansi Bupati Situbondo, mengingat surat keberatan pembubaran kami tidak ditanggapi, dan pengajuan audensi ke DPRD Situbondo juga tak ditanggapi,”kata H Lailul Ilham Direktur Perusda Banongan, Kamis (23/6/2022).

Menurut dia, para karyawan Perusda Banongan ini menjadi korban sebuah kebijakan pemerintah, meski selama menjadi KPM Bupati Situbondo Karna Suswandi tidak pernah mengajak rapat bersama direktur dan karyawan Peruda Banongan.

“Seharusnya sebagai KPM Bupati Situbondo Karna Suswandi melakukan evaluasi terhadap kinerja  manajemen  dan rapat  perusda banongan, bukan malah mengeluarkan SK pembubaran, yang dinilai tidak melalui mekanisme,”bebernya.

H Lailul menambahkan, selama menjabat Bupati Situbondo Karna Suswandi dua kali  datang ke Perusda Banongan, pertama dia datang bersama keluarganya, kedua kalinya datang bersama dua pria yang diduga seorang pengusaha.

“Selain itu, meski perusda banongan dibebani hutang sebesar Rp1,5 oleh manajemen sebelumnya, dan tidak diberi penyertaan modal setiap tahun, namun pada tahun 2021 lalu perusda banongan setor PAD sekitar  Rp250 juta lebih,”pungkasnya.

Mendapat pengaduan dari direktur dan para karyawan Perusda Banongan Situbondo H Muhammad berjanji  akan menindaklanjuti pengaduan tersebut, dengan cara mempertanyakan langsung kepada Bupati Situbondo dan DPRD Situbondo.

“Saya sangat menyayangkan sikap arogansi Bupati Karna Suswandi, seharusnya dia melihat  langsung kondisi perusda banongan sudah mulai membaik,”ujar H Muhammad.

Menurut dia, karena kinerja manajemen perusda banongan sudah membaik, seharusnya Bupati Karna Suswandi mempertahan keberadaan perusda banongan, Situbondo.

“Sebab, kebijakan pembubaran perusda banongan akan berdampak terhadap  sekitar 890 buruh, mereka  terancam akan kehilangan pekerjaan. Makanya, saya tidak setuju dengan pembubaran perusda banongan,”katanya. (fat)

 

 

 

 

Komentar
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara Ke-76, Polsek Padas Banjir Penghargaan Dan Prestasi

6 Juli 2022 - 13:45 WIB

Sebagai Pendatang Baru Tim StreetSoccer DKI Jakarta Langsung Juarai FORMI VI Palembang

5 Juli 2022 - 23:18 WIB

Harga Cabai Rawit di Situbondo Tembus Rp120 Ribu Perkilogram

5 Juli 2022 - 20:27 WIB

Jamasan Pusaka Sakral, Jelang Hari Jadi Ngawi Ke 664 Tahun

5 Juli 2022 - 20:22 WIB

Pemegang Saham PWON Bakal Terima Deviden Senilai Rp 4 Per Saham

5 Juli 2022 - 20:10 WIB

Gali Potensi Wisata Kalbar Demi Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Desa

5 Juli 2022 - 17:28 WIB

Trending di Daerah