Site icon Reportase News

Calon Walikota Malang Nanda Gudban Prihatin Tragedi Meninggalnya Guru di Sampang

: Calon Walikota Malang, Ya'qud Ananda Gudban (berkerudung) serta sejumlah partai politik pendukung saat deklarasi di Kota Malang, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang, Juni 2018. (Foto Istimewa)

Malang, reportasenews.com – Calon Walikota Malang, Ya’qud Ananda Gudban, merasa prihatin tragedi yang menimpa guru SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Ahmad Budi Cahyono yang meninggal dunia setelah dianiaya oleh siswanya.

Nanda, sapaan akrabnya, meminta agar kejadian serupa tidak terulang lagi dalam dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Menurut dia, pendidikan karakter terhadap para siswa penting untuk terus ditekankan baik dalam pendidikan formal maupun informal.

“Tentunya tragedi ini menjadi pelajaran bagi dunia pendidikan kita,” kata Nanda Gudban pada wartawan, Sabtu (3/2).

Ia mengungakapkan, Malang selama ini dikenal sebagai kota pendidikan. Dengan predikat tersebut diharapkan lembaga sekolah juga bisa terus mampu memupuk pendidikan karakter bagi siswanya lebih khusus tentang masalah etika dan moral.

“Ini adalah bagaimana relasi antara guru dan murid baik saat berada di sekolah maupun di luar sekolah. Pendidikan karakter termasuk di dalamnya norma dan moral serta pendidikan agama adalah landasan utama yang harus ditanamkan kepada anak didik. Ini juga menjadi refleksi bagaimana peran keluarga dalam mendidik karakter sangatlah penting, tidak hanya menyerahkan begitu saja kepada dunia pendidikan formal,” jelasnya.

Nanda juga menyoroti tentang nasib Guru Tidak Tetap (GTT) yang mempunyai beban besar dalam mendidik dan mencetak generasi bangsa di masa mendatang. Namun, hal itu masih belum berimbang, mereka masih kurang dalam hal kesejahteraan.

“Beliau merupakan seorang guru GTT, menunjukkan betapa berat tugas dan tanggung jawabnya. Hal ini juga menjadi sorotan kami dimana kesejahteraan guru GTT menjadi salah satu prioritas yang harus diperhatikan oleh pemerintah kota ke depan,” tegasnya.

Ia juga mengucapkan bela sungkawa atas wafatnya almarhum dan dan berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali di masa mendatang. (Dif)

Exit mobile version