Menu

Mode Gelap

Internasional · 2 Nov 2016 16:37 WIB ·

Cina Sukses Terbangkan Jet Chengdu J-20 Hasil “Kopi-Paste” Desain F-35 Amerika


					Pesawat Raptor Siluman Terbaru Cina, Chengdu J-20 / Google Perbesar

Pesawat Raptor Siluman Terbaru Cina, Chengdu J-20 / Google

CINA, REPORTASE : Cina telah menunjukkan demontrasi terbang dari pesawat raptor siluman terbaru mereka Chengdu J-20 didepan publik untuk pertama kalinya, saat membuka pertemuan dirgantara terbesar negara itu dihadapan ratusan pemain kunci industri peralatan tempur di Air show China, selatan kota Zhuhai. Demikian menurut media ABC.

Dua buah pesawat raptor siluman J-20 jet melesat dilangit dengan dentuman hebat,  menyapu indah diatas para pejabat dan ratusan penonton serta eksekutif industri militer yang berkumpul di upacara pembukaan acara di flypast yang hanya terbang sekitar satu menit, membuahkan raungan memekakkan telinga, dan tepuk tangan membahana dari para hadirin yang kegirangan senang.

Para ahli mengatakan Cina telah menyempurnakan desain untuk J-20, ini membuahkan ambisi Cina untuk mempersempit kesenjangan teknologi militer dengan Amerika Serikat, rival kuatnya dalam perlombaan senjata didunia. Presiden Xi Jinping telah mendorong untuk memperkuat angkatan bersenjata China mengambil sikap lebih tegas di Asia, khususnya di China Selatan dan Cina Timur laut.

“Ini jelas merupakan langkah maju yang besar dalam kemampuan tempur Cina,” kata Bradley Perrett dari Aviation Week. Debut Chengdu J20 merupakan langkah lanjutan dari kesuksesan “sepupunya” pesawat temput mereka bernama Shenyang J-31.

Menurut worldwarwing, kemampuan Cina menghasilkan pesawat raptor siluman ini tidak lepas dari hasil operasi intelijens mereka mencuri data vital dari pesawat raptor siluman AS papan atas F-35. Pesawat buatan Cina ini sama persis dengan F35 buatan AS.

Pemerintah AS menuduh China mencuri desain rancang bangun F-35. Dalam Januari 2015, NSA slide yang dibocorkan oleh “whistleblower” Eric Snowden yang dirilis oleh surat kabar Jerman Der Spiegel  menunjukkan bahwa hacker Cina telah mencuri rencana untuk pesawat siluman B-2, F-22 dan F-35. Semua teknologi pesawat siluman AS telah dicuri. Total data yang “diembat” ada 50 terabyte data Pemerintah AS, termasuk data vital teknologi radar siluman dan mesin sistem F-35 ini. Dan ketika prototipe baru Cina, J-31 itu diluncurkan, tampak ada kesamaan dengan pesawat raptor AS

Menurut Vicenews, Maret 2016 lalu dilaporkan bahwa Su Bin, “si-maling” yang mencuri data vital pesawat siluman AS itu telah dijebloskan penjara karena perannya sebagai otak utama dalam operasi peretasan di Amerika Utara. Warganegara Cina berusia 50 tahun ini, yang juga disebutkan tinggal permanen di Kanada, mengaku bersalah pekan ini setelah lebih dari dua tahun menjalani proses hukum. Dia mencuri untuk menyalurkan informasi, dengan kerjasama dari pejabat militer Cina di Beijing.

Awalnya kehidupan Su Bin di Kanada tidak menimbulkan kecurigaan. Dia memiliki seorang istri dan dua anak-anak. Dia menjalankan bisnis sendiri bernama “Lode Technologies”, berbasis di Beijing, tetapi dengan kantor di Vancouver. Diam-diam, ia adalah pusat dari sebuah organisasi hacker internasional yang mencuri informasi sangat sensitif dari beberapa perusahaan pertahanan yang paling kuat di dunia. AS sekarang gigit jari, Cina sukses membuat pesawat “hasil kopian” itu dengan mudah tanpa susah payah riset. (HSG/ Berbagai Sumber)

 

[vc_row][vc_column][vc_video link=”https://youtu.be/PI6pAmeM_wo”][/vc_column][/vc_row]

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Gubernur Al Haris Lantik Anggota KPID Provinsi Jambi

17 Mei 2024 - 15:04 WIB

Kemenag Siapkan Rumah Ramah Bagi 818 Calon Jamaah Haji Lansia Asal Jambi

17 Mei 2024 - 14:36 WIB

Kepada Siswa Lemhanas, Irjen (Purn) Ike Edwin Sebut Pendekatan Budaya Kunci Cegah Korupsi

17 Mei 2024 - 14:10 WIB

Tersandung Kasus Narkoba, Pria Asal Bungo Terpaksa Menikah di Dikantor Polisi

16 Mei 2024 - 19:02 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Situbondo Resmi Dilantik, Ini Pesan Ketua KPU

16 Mei 2024 - 17:31 WIB

85 Anggota PPK Pilkada Brebes 2024 Dilantik

16 Mei 2024 - 17:24 WIB

Trending di Daerah