Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Daerah · 13 Des 2023 16:35 WIB ·

Diduga Lakukan Malpraktek, Rumah Sakit Royal Prima Jambi Dilaporkan ke Polisi


					Diduga Lakukan Malpraktek, Rumah Sakit Royal Prima Jambi Dilaporkan ke Polisi Perbesar

Kanit I subdit IV tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKP Darma Adi Waluyo. (foto; istimewa)

 

 Jambi, reportasenews.com Diduga lakukan malpraktek,  Rumah Sakit Royal Prima Jambi dilaporkan pihak keluarga korban ke Polda Jambi.

Laporan dugaan malpraktek oleh rumah sakit tersebut menyebabkan ARA bayi berusia 16 bulan meninggal dunia akibat kelalaian oleh tim medis, pada 10 September lalu.

Pihak keluarga yang merupakan warga Villa Ratumas, kelurahan Talang Bakung, kecamatan Pall Merah, Kota Jambi melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jambi pada 24 Oktober 2023.

Kanit I subdit IV tipidter Ditreskrimsus Polda Jambi AKP Darma Adi Waluyo mengatakan, laporan masyarakat yang diterimanya  tentang tenaga medis atau tenaga kesehatan yang diduga melakukan kealpaan.

“Sehingga menyebabkan seorang bayi meninggal dunia, di ruang rawat inap Royal Prima yang terjadi pada 10 September 2023. Untuk laporan sudah kita tindak lanjuti,” kata Darma, Rabu (13/12/2023), dikutip dari tribunjambi.com.

Atas laporan tersebut, kepolisian telah meminta keterangan para saksi dari pihak korban, begitu juga dengan undangan klarifikasi kepada pihak rumah sakit Royal Prima Jambi.

“Saat ini masih proses penyelidikan karena kami baru melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dari pihak korban, saksi sudah 2 orang,” ujarnya.

Dijelaskan Darma, kronologi awal kejadian tersebut bayi itu dirawat di rumah sakit Royal Prima Jambi. Bayi ARA mengalami panas dan kenjang-kejang, hingga dibawa ke ICU rumah sakit.

Kemudian, lanjut Darma,  di ruangan ICU oleh perawatan dimasukan selang melalui mulut untuk mengambil lendir. Tapi disitu ada darah dari bayi yang meninggal tersebut, setelah beberapa lama dibawa ke ruang rawat inap, tak lama sesudah itu bayinya meninggal.

Darma mengatakan, penyidik telah mengirimkan surat klarifikasi kepada pihak rumah sakit sebanyak 2 kali. Namun, pihak rumah sakit tak kunjung mengindahkan panggilan tersebut.

“Sudah 2 kali kami kirimkan surat klarifikasi, tapi sampai saat ini pihak rumah sakit tak kunjung hadir,” sebutnya.

Dalam waktu dekat, kepolisian akan mendatangi pihak rumah sakit Royal Prima Jambi untuk melakukan klarifikasi kepada tim medis.

“Kita akan datangi untuk meminta klarifikasi perawatan dan dokter,” ungkap AKP Darma.

Sambil berjalannya waktu, lanjut Darma,  kepolisian akan melibatkan ahli dalam kasus dugaan Malpraktek yang dilakukan oleh tim medis di Royal Prima Jambi.

“Kalau memang perlu, kami akan kordinasi dengan ahli. Untuk minggu depan akan kordinasi dengan dinas kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI),” katanya.

Sejumlah awak media mencoba meminta keterangan dari pihak rumah sakit Royal Prima pada, Rabu (13/12/2023) siang. Namun, pihak manajemen rumah sakit justru belum bisa memberikan keterangan. (bud)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Harga Beras Mahal, Pemkab Situbodo Gandeng  Bulog Gelar Operasi Pasar

26 Februari 2024 - 20:39 WIB

Tak Dukung Istri Kades Jadi Caleg, Dua Ketua RT di Desa Sumberpinang Dipecat

26 Februari 2024 - 17:22 WIB

Massa Gelar Unjukrasa Tolak Hak Angket Soal Kecurangan Pemilu di  Kantor KPU Ngawi

26 Februari 2024 - 17:03 WIB

Polres Tanjab Timur Ungkap 7 Kasus Narkoba dan Amankan 12 Tersangka

26 Februari 2024 - 15:51 WIB

Permukaan Air Sungai Batanghari Kembali Naik

26 Februari 2024 - 15:09 WIB

Perkuat Jaringan, BPC HIPMI Kota Yogyakarta Jajaki Kerjasama dengan BPC HIPMI Wonosobo

26 Februari 2024 - 14:12 WIB

Trending di Daerah