Situbondo,reportasenews.com -Sebanyak 50 rumah pada dua dusun, yakni di Dusun Baru dan Dusun Kota Timur, Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, tergenang air setinggi 40 hingga 50 centimeter, setelah hujan deras mengguyur kawasan barat wilayah Situbondo selama dua jam lebih, Senin (6/4/2020).
Beruntung tidak ada rumah roboh dalam peristiwa banjir tersebut, Meski demikian, sebagian perabot rumah milik warga ikut terendam air, akibat meluapnya sungai juma”in yang tidak dapat menampung tingginya debit air.
Diperoleh keterangan, bencana banjir yang terjadi di tengah pandemi virus corona atau covid 19 ini terjadi akibat guyuran hujan deras di wilayah barat Kabupaten Situbondo. Akibatnya, debit air di Sungai Jumain terus membesar, hingga akhirnya tak lagi tertampung.
Mengetahui rumahnya tergenang air, puluhan warga pada dua dusun di Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo, mereka langsung menyelamat perabot rumah tangganya ke tempat yang lebih tinggi. Bahkan, sebagian warga yang lain menyelamatkan sebagian perabot rumah tangganya di rumah kerabatnya.
“Karena khawatir air akan makin tinggi, sementara hujan terus mengguyur Besuki, Situbondo, sehingga saya menitipkan sebagian perabot rumah tangga di rumah salah seorabat,”ujar Budi Santoso, salah seorang warga terdampak banjir, Senin (6/4/2020).
Sementara itu, Puryono selaku koordinator Pusdalop Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Situbondo membenarkan sebanyak 50 rumah pada dusun tergenang air. Namun, seiring dengan redanya hujan yang mengguyur kawasan Besuki, sehingga air yang menggenangi puluhan rumah warga berangsur-angsur mulai surut.
“Alhamdulillah tidak ada rumah roboh dalam peristiwa tersebut. Bahkan, petugas Pusdalop BPBD bersama beberapa instansi terkait lainnya tadi sudah turun ke lokasi,”kata Puryono.(fat)
