Pontianak, reportasenews.com – Sejak pandemi corona melanda, warga sempat kuatir menjalani karatina dan mengikuti rapid test. Kini warga tak lagi kuatir, bahkan banyak warga mulai sadar ingin menjalani rapid test, agar mudah mengetahui dirinya terpapar Corona atau tidak.
Kamis (14/5) pagi, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat mengelar rapid test di perbatasan Kubu Raya dan Kota Pontianak di Sungai Raya Dalam. Warga yang hadir wajib mengenakan masker dan menerapkan sosial/physical distancing.
Warga langsung menyemut mendaftar bahkan petugas sempat kehabisan alat rapid test, dan berjanji akan melanjutkan rapid tes Jumat (15/5) besok di pasar Parit Baru.
Kegiatan rapid test ini adalah yang kedua kalinya di gelar di ruang publik dengan sasaran masyarakat umum. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB selesai pukul 11.15 WIB.
Hingga tanggal 13 Mei 2020, tercatat 1.188 orang yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil rapid test yang mencapai 20.655 orang.
“Ada beberapa kabupaten yang tidak aktif melakukan rapid test. Atau mereka lakukan tapi tidak melapor ke Dinkes Prov Kalbar,” tukasnya.
Sementara ditempat terpisah, Dinas Kesehatan kota Pontianak, dr. Sidiq Handanu menargetkan 10.000 hingga 11.000 warga yang akan menjalani rapid test. Rapid test diprioritaskan karena untuk mengetahui cepat penderita Covid 19.
Mereka yang diketahui reaktif akan menjalani tracing dan isolasi mandiri termasuk pemeriksaan swab. Hal ini dikarenakan sampai detik ini belum diketahui angka pasti jumlah warga tertular virus Corona, karena banyak yang orang tanpa gejala, terlebih kota Pontianak satu dari dua daerah di Kalimantan Barat yang masuk zona merah karena masuk transmisi lokal. (das)
