Site icon Reportase News

Dinsos Situbondo Luncurkan  Bansos  Non Tunai  PKH

Pemberian secara simbolis buku tabungan dan kartu keluarga (KKS) atau kartu sejenis ATM Bank oleh Bupati Situbondo Dadang Wigiarto kepada perwakilan KPM tambahan di Kabupaten Situbondo. (foto: fat)

Situbondo,reportasenews.com – Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Situbondo, Rabu (21/3) meluncurkan  Bantuan Sosial (Bansos)  non tunai Program Keluarga Harapan (PKH) kepada 16.599 keluarga penerima manfaat atau KPM tambahan di Kabupaten Situbondo  tahun 2018.

Penyaluran perdana Bansos non tunai  PKH kepada 16.599 KPM tambahan  di Kabupaten Situbondo itu, ditandai dengan pemberian secara simbolis buku tabungan dan kartu keluarga (KKS) atau kartu sejenis ATM Bank oleh Bupati Situbondo Dadang Wigiarto  kepada perwakilan KPM tambahan  di Kabupaten Situbondo.

Dalam arahannnya, Bupati Situbondo  Dadang Wigiarto menghimbau kepada Kepala Dinsos  dan pendamping PKH di Situbondo, agar terus update  data. Dengan harapan, agar  masyarakat yang layak tetapi belum terakomodir bisa menjadi peserta PKH.

“Oleh karena itu,  saya berharap para   pendamping PKH  Situbondo, saat melakukan validasi data penerima  itu dapat  disingkronkan dengan Angka Kemisikinan Partisipatif (AKP) milik Pemkab Situbondo, karena data masyarakat yang masuk di AKP belum tentu sudah terakomodir di PKH, saya minta pendamping PKH untuk memperjuangkan masyarakat kurang mampu yang belum menjadi penerima  PKH,” imbau Bupati Dadang Wigiarto.

Sementara itu,  Kepala Dinsos Pemkab Situbondo Lutfi Joko Prihatin mengatakan,  untuk keluarga penerima manfaat PKH ini adalah penyaluran bansos non tunai perdana.”Para KPM itu langsung menerima buku tabungan dan kartu keluarga sejahtera (KKS) atau kartu sejenis ATM sehingga mereka bisa mencairkan uangnya di ATM bank yang sudah ditunjuk,” kata  Lutfi Joko Prihatin.

Menurutnya, hari pertama penyaluran Bansos non tunai PKH kepada KPM tambahan dimulai dari penerima dari Kecamatan Kota Situbondo sebanyak 754 keluarga, selanjutnya  akan dilakukan secara bertahap dilaksanakan penyaluran di 16 kecamatan di Kabupaten Situbondo hingga pada 12 April 2018 mendatang. lainnya.

Dengan rincian, masing-masing KPM,  untuk pendidikan dan kesehatan menerima bansos nontunai Rp1.890.000 per KPM  setiap  tahun dan khusus penerima KPM disabilitas dan lanjut usia (lansia) Rp2.000.000 per KPM  setiap  tahunnya.

lebih jauh Lutfi menambahkan, Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM-PKH)  program dari Kementerian Sosial RI ini, penyalurannya dibagi menjadi empat tahap, dan pada tahap pertama hingga tahap tiga sebesar  Rp.500.000 per KPM dan tahap ke-empat sebesar  Rp.390.000.

“Kalau jumlah  total keseluruhan keluarga penerima manfaat (KPM)  PKH di Kabupaten Situbondo hingga Maret 2018 tercatat 39.333 KPM,  termasuk tambahan penerima baru sebanyak  16.599 KPM,” pungkasnya.(fat)

Exit mobile version