Situbondo,reportasenews.com – Diduga karena dipicu masalah asmara, Dodik Bagus Kurniawan, seorang pedagang nasi goreng dikeroyok sekelompok pemuda menggunakan senjata tajam. Akibatnya, korban mengalami luka bacok cukup parah di beberapa bagian tubuhnya.
Akibatnya pemuda berusia 22 tahun ini mengalami kritisi dan langsung dilarikan RSUD Abdoer Rahem, Situbondo oleh temannya.
Diperoleh keterangan, aksi pengeroyokan yang dialami oleh korban itu terjadi di jalan Diponegoro, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan kota Situbondo, pada Jumat (19/5) dini hari. Korban keroyok saat sedang mengemasi barang dagangannya untuk pulang.
Nah, saat korban sibuk mengemasi barang dagangannya itulah, tanpa diduga datang sekelompok pemuda mengunakan sepeda motor mendatangi korban. Bahkan, tanpa basa basi mereka langsung mengeroyok korban. Salah satu pelaku diduga mengunakan senjata tajam, dan membacok kepala dan bagian dada hingga membuat korban tersungkur bersimbah darah dilokasi kejadian.
Puas melakukan pengeroyokan terhadap korban, segerombolan pemuda itu langsung kabur, dengan sepeda motornya. Dugaan sementara aksi pengeroyokan itu karena dipicu masalah asmara. Konon salah seorang pelaku sakit hati, karena perempuan yang dicintainya memilih korban jadi pacarnya.
Kasubag Humas polres Situbondo, Iptu Nanang Priyambodo, mengaku sudah menerima laporan pengeroyokan pedagang nasi goreng tersebut.”Selain melakukan olah TKP dilokasi kejadian, polisi juga melakukan pengejaran terhadap pelaku pengeroyokan dan pembacokan tersebut,”kata Iptu Nanang Priyambodo.
Menurutnya, setelah mendapat perawatan secara intensif di RSU milik Pemkab Situbondo, hingga berita ditulis korban masih tergolek lemas di Unit Perawatan Fisik (UPF) RSU Situbondo.”Kondisi korban sudah mulai baik, namun korban masih tergolek lemas di RSU Situbondo,”pungkasnya.(fat)

