Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Hukum · 12 Nov 2016 18:00 WIB ·

Donald Trump Bisa di “Impeachment” Dalam Beberapa Minggu, Begini Caranya.


					Donal Trump, kandidat Presiden AS yang anti muslim. (foto:republicreporter) Perbesar

Donal Trump, kandidat Presiden AS yang anti muslim. (foto:republicreporter)

AMERIKA, REPORTASE: Banyak yang berharap bahwa mereka akan mampu menghapus Donald Trump dari kekuasaan melalui proses hukum, setidaknya menurut pendapat satu profesor hukum, Christopher Peterson. Demikian disebutkan Independent.

Sebuah makalah dari Profesor Peterson menegaskan bahwa jika ada bukti yang cukup untuk membidik Presiden terpilih dengan kejahatan tertentu, maka dia akan berpotensi didepak dari Gedung putih. Analisa Profesor Peterson ditulis pada bulan September lalu, jauh sebelum Trump terpilih menjadi presiden.

Analisis ini membahas kasus hukum yang dilakukan oleh “Trump University”, sekolah milik Donald Trump yang sudah ditutup pada tahun 2010 karena tersandung berbagai tuntutan hukum diduga penipuan. Donald Trump kabarnya akan menjadi saksi atas kasus dugaan penipuan di “Universitas Trump” minggu mendatang. Jika Donald Trump tersandung kasus tuntutan hukum disini maka ini akan menjadi alasan kuat bagi anggota parlemen untuk mendakwa Presiden baru mereka dengan pemecatan dari jabatannya.

“Di Amerika Serikat, adalah ilegal bagi usaha bisnis untuk menggunakan pernyataan palsu yang dipakai sebagai senjata untuk meyakinkan konsumen agar terbujuk mau membeli jasa mereka,” jelas Peterson. “Bukti menunjukkan bahwa Trump University menggunakan pola sistemik untuk menjalankan representasi penipuan dengan tujuan mengelabui ribuan keluarga kedalam investasi dalam sebuah program bodong. Penipuan dan pemerasan adalah kejahatan serius secara hukum di AS, dan dari sini kasus hukum bisa menjurus ketingkat tindakan impeachment atas statusnya sebagai Presiden AS terpilih.”

Sulit dikatakan bahwa impeachment ini akan berhasil karena hasilnya belum terlihat. Jika Donald Trump memanag akan diberhentikan, kemungkinan besar Wakil Presiden, Mike Pence, akan mengambil alih untuk memimpin negara. (HSG/ Independent)

 
[vc_row][vc_column][vc_video link=”https://youtu.be/EVGyPA-VANQ”][/vc_column][/vc_row]

Komentar
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Coblos Surat Suara Sisa, Petugas KPPS Jambi Dipidana

24 Februari 2024 - 22:57 WIB

Cabuli Anak Tirinya, Pria 40 Tahun di Bondowoso Ditangkap

24 Februari 2024 - 17:45 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Apresiasi Perayaan Cap Go Meh Singkawang 2024

24 Februari 2024 - 17:13 WIB

Kapolres Situbondo Pimpin Penggerebekan Judi di Eks Lokalisasi GS

24 Februari 2024 - 06:53 WIB

Subhanallah, Pria di Situbondo Meninggal Saat Sujud Shalat Ashar Berjamaah di Masjid

24 Februari 2024 - 06:40 WIB

Bupati Karna Suswandi, Panen Raya Padi BK 01

23 Februari 2024 - 21:01 WIB

Trending di Daerah