Menu

Mode Gelap

Daerah · 31 Jul 2018 20:04 WIB ·

Dua Hari Dua Malam Terombang-ambing di Laut, Dua ABK Berhasil Diselamatkan


					Dua Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh salah seorang ABK Kapal Motor Karya Indah. (foto:fat) Perbesar

Dua Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh salah seorang ABK Kapal Motor Karya Indah. (foto:fat)

Situbondo,reportasenews.com – Setelah dua hari dua malam terombang-ambing di tengah laut, akhirnya dua Anak Buah Kapal (ABK) berhasil diselamatkan oleh salah seorang ABK Kapal Motor Karya Indah, Selasa (31/7) sekitar pukul 13.30 WIB.
Mengetahui ada orang mengapung dengan menggunakan strofom, dengan jarak sekitar 30 mil dari bibir pantai Jangkar, Situbondo, Mahmudin, salah seorang ABK Kapal Motor Karya Indah, yang hendak ke Pulau Raas Madura langsung menyelamatkan  dua orang tersenut. Selanjutnya, kedua langsung dibawa ke Pelabuhan Penyeberangan Jangkar, Situbondo.
Dua orang yang ditemukan dan berhasil diselamatkan. Mereka adalah, Izul (23), Kelurahan Sonde, Kecamatan Bangsal, Kepulauan Meranti, dan Tengku Zulkarnaen (31), asal Pongkar, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun.
Namun, untuk memulihkan fisiknya setelah dua hari dua malam di tengah laut, keduanya langsung diberi makan dan minum oleh Syahbandar Jangkar. Selanjutnya kedua diaikan ke Bis jurusan Surabaya, karena keduanya akan menemui keluarganya dari Sumatera di terminal Bungurasih, Surabaya, Jawa Timur.
Diperoleh keterangan, sebelum keduanya ditemukan mengapung di tengah laut, dengan jarak sekitar 30 mil dari pelabuhan Jangkar, Situbondo, keduanya bekerja kapal motor yang tidak diketahui identitasnya.
Namun, karena keduanya mengaku tidak tahan dengan perlakuan nahkodanya yang dikatakan arogan, sehingga keduanya meloncat dari atas kapal motor, setelah sebelumnya menghubungi keluarganya dengan menggunakan ponselnya, dan janjian untuk bertemu di terninal Bungurasih, Surabaya.
Kapolsek Jangkar, Situbondo Iptu Permana mengatakan, berdasarkan pengakuan keduanya, mereka nekat menceburkan diri ke laut dengan menggunakan strofom, karena tidak kuat perlakuan nahkodanya yang arogan.”Setelah sebelumnya menghubungi keluarganya, akan menceburkan diri di Peraiaran Jangkar, Situbondo. Saat ini, keduanya dalam perjalanan menuju terminal Bungurasih, Surabaya,”kata Iptu Permana.(fat)
Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah