Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Jun 2023 14:00 WIB ·

Dua PSK dan Seorang Pria Hidung Belang Terjaring Razia


					Dua PSK dan Seorang Pria Hidung Belang Terjaring Razia Perbesar

Dua PSK dan seorang pria hidung belang.

 

Situbondo, reportasenews.com – Dua Pekerja Seks Komersial (PSK) dan seorang pria hidung belang terjaring razia, mereka terjaring razia Satpol PP Pemkab Situbondo, yang sedang melakukan patroli rutin disejumlah eks lokalisasi di Desa Kotakan, Kecamatan Kota, Situbondo,
Rabu (14/6/2023) malam.

Ironisnya, dua orang PSK dan seorang pria hidung belangnya tersebut, diamankan di rumah kontrakannya di dekat Kantor Desa Kotakan, Kecamatan Kota. Bahkan, salah seorang PSK tersebut diketahui sedang melayani tamunya di kamarnya.

Dua PSK yang terjaring razia Satpol PP Pemkab Situbondo, yakni HF (49) warga Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, dan PSK berinisial FF (25) asal Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember. Sedangkan pria hidung belang berinisial AL (38) warga Kota, Situbondo.

Untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Selanjutnya, dua PSK dan seorang pria hidung belangnya langsung digelandang ke Kantor Satpol PP Pemkab Situbondo. Bahkan, untuk memberikan efek jera, sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing, mereka disuruh menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya lagi.

“Saya terpaksa bekerja sebagai PSK, dengan cara mengontrak rumah di Desa Kotakan, untuk memenuhi biaya hidup anak yang masih berusia 5 tahun, dan kedua orang tua. Sedangkan kepada orang tua di Jember, saya mengaku sedang bekerja di PT Salem Situbondo,”kata pengakuan FF kepada petugas Satpol PP Situbondo.

Menurut dia, setiap hari dirinya minimal bisa melayani lima orang tamu, mulai jam 09.00 WIB hingga malam hari, dengan tarif dengan tarif masing-masing tamu sebesar Rp100 ribu.

“Sehingga dengan jumlah tamu sebanyak lima orang setiap hari, sehingga dalam sehari saya mendapat uang sebesar Rp500 ribu. Itupun setiap saya transfer uang sebesar Rp300 ribu,”bebernya.

 

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Situbondo mengatakan, karena paska lebaran tahun 2023 ini praktik prostitusi kembali marak di Kota Situbondo, sehingga pihaknya akan msningkatkan patroli disejumlah eks lokalisasi dan tempat atau lokasi, yang ditengarai sering dijadikan tempat dan ajang esek-esek.

“Selain didata dan dilakukaan pembinaan, namun untuk memberikan efek jera, sebelum dipulangkan ke rumahnya masing-masing, mereka disuruh menulis surat pernyataan agar tidak mengulangi perbutannya lagi,”katanya. (fat)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Ratusan Pembalap Sejumlah Daerah di Indonesia, Meriahkan Balap Sepeda Tour De Rengganis

15 Juni 2024 - 18:42 WIB

Satgas Yonkav 12/BC Terima Penyerahan Senjata dari Warga

15 Juni 2024 - 18:36 WIB

Reaksi Cepat TNI Mengejar OPM Serta Merebut Distrik Bibida

15 Juni 2024 - 18:31 WIB

Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Aparat Pemerintah Jangan Main-Main dengan Penegakan Hukum…!!!

15 Juni 2024 - 10:29 WIB

JPU Hadirkan 8 Saksi, Penyebab Meninggalnya Siswa MTS Situbondo Terungkap

14 Juni 2024 - 18:43 WIB

Demo di Depan Kantor Pemkab Situbondo Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Bentrok

14 Juni 2024 - 18:36 WIB

Trending di Daerah