Menu

Mode Gelap

Nasional · 17 Jul 2023 17:57 WIB ·

Dugaan Kebocoran 337 Juta Data Kependudukan  Kemenkoinfo akan Panggil Pengendali Data Ditjen Dukcapil


					Dugaan Kebocoran 337 Juta Data Kependudukan  Kemenkoinfo akan Panggil Pengendali Data Ditjen Dukcapil Perbesar

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman.
Jakarta, reportasenews.com – Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memanggil pengendali data  dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait adanya dugaan bocornya 337 juta data kependudukan.
“Jumlah penduduk kita kan 275 juta, itu ada 300 juta, berarti kan kelebihan, karena itu kita akan periksa seperti apa,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong di Jakarta, Senin, mengutip antaranews.com.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Nasional Negara (BSSN)

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kemenkominfo akan terlebih dahulu mendengar laporan dari kedua pihak tersebut.

Usman mengatakan Jika nantinya ditemukan adanya kebocoran data, maka BSSN akan melakukan audit untuk mencari tahu jumlah dan data apa saja yang bocor, kemudian hasil audit tersebut akan dilaporkan ke Kemenkominfo.

“Kita akan lihat kalau ada pengendalian data yang tidak baik, maka sudah diatur dalam PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 71 Tahun 2019 (tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik) sanksi apa yang bisa kita jatuhkan kepada pengendali data,” kata dia.

dilansir Antaranews.com, kasus dugaan kebocoran data itu diungkap pertama kali oleh akun Twitter bernama pengguna @DailyDarkWeb pada Sabtu (15/7). Dalam salah satu unggahannya, akun itu menyebutkan sebanyak 337.225.465 baris data kependudukan yang dikelola Ditjen Dukcapil Kemendagri dijual di forum para peretas (hacker).

Dalam tangkapan layar laman forum peretas yang dibagikan akun Daily Dark Web, si peretas dengan nama akun RRR mengklaim mendapatkan 337 juta baris data itu dari laman web resmi dukcapil.kemendagri.go.id.

Ratusan juta data itu berisikan sejumlah informasi, seperti nomor induk kependudukan (NIK), tempat tanggal lahir, agama, status kawin, akta cerai, nama ibu, pekerjaan, dan nomor paspor. (*)

Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Hindari Tabrakan, Truck Box Terguling di Jalur Pantura Situbondo

12 Juni 2024 - 21:13 WIB

18 Ruko di Pasar Sambas Terbakar Hebat

12 Juni 2024 - 20:43 WIB

Tak Bayar Uang Sewa 6 Unit Mobil Rental Rp133 juta, Kades Bungatan Situbondo Dipolisikan

12 Juni 2024 - 19:48 WIB

Banting Setir Bakul Wedus Idul Adha, Dulu Wartawan Media Online di Madiun

12 Juni 2024 - 19:44 WIB

Bandar Narkoba Diciduk di Penginapan Mekar Sari

12 Juni 2024 - 18:48 WIB

Satgas Pamtas RI-Malaysia Gagalkan Penyelundupan Sisik Trenggiling

12 Juni 2024 - 18:41 WIB

Trending di Daerah