Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Jul 2020 19:44 WIB ·

Empat Pasien Covid 19 di Sintang Dinyatakan Sembuh


					 Uji swab dan rapid test untuk pengendara sepeda motor dan pesepeda. (foto:das)
Perbesar

Uji swab dan rapid test untuk pengendara sepeda motor dan pesepeda. (foto:das)

Sintang, reportasenews.com –  Empat pasien positif covid-19 di Kabupaten Sintang di nyatakan sembuh berdasarkan surat Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar nomor 443/2248/DINKES-P2P.C tertanggal 14 Juli 2020, berdasarkan hasil swab dari Laboratorium Untan Pontianak yang dengan hasil negatif secara berkelanjutan.
Ketua Pengadilan Negeri Sintang, Yogi Dulhadi, selaku Wakil Ketua Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Sintang, dalam keterangan persnya, di Posko Covid-19, Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, Selasa (14/7/2020) sore, menjelaskan ke-4 pasien positif yang sembuh tersebut ialah kasus konfirmasi 12, pria berusia 27 tahun asal Desa Rarai Kecamatan  Sungai Tebelian dari cluster Magetan, kasus konfirmasi 13, pria berusia 44 tahun asal Desa Balai Harapan Kecamatan Tempunak dari cluster umum, kasus konfirmasi 26,  wanita berusia  48 tahun asal Jerora 2 Kelurahan Akcaya,  Kecamatan Sintang dari cluster Menteng dan konfirmasi 29,  pria berusia 56 tahun asal Kelurahan Sengkuang, Kecamatan Sintang dari cluster OPD.
“Dengan kesembuhan 4 pasien positif tersebut, seluruh kasus konfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Sintang telah di nyatakan sembuh semua, atau saat ini di Kabupaten Sintang nol kasus konfirmasi positif covid-19,” terang  Yogi Dulhadi, selaku Wakil Ketua Disease 2019 (Covid-19) Kabupaten Sintang.
Sementara Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan secara keseluruhan pasien Covid 19 yang sembuh di enam kabupaten/kota di Kalbar mencapai 13 orang.
“Jadi yang tersisa kasus konfirmasi Covid 19 per tanggal 14 Juli 2020, ada 10 orang, diantaranya Pontianak 4 orang, Sanggau 3 orang, Kubu Raya 2 orang, dan Ketapang 1 orang, dengan total kasus konfirmasi mencapai 355 orang dan kasus sembuh 341 orang atau sekitar 96,05 persen,” ungkap Harisson.
Harisson menjelaskan dalam kasus Covid 19 dalam istilah saat ini ada dua, yakni kasus konfirmasi asimtomatik dan kasus konfirmasi simtomatik atau dengan gejala.
Dijelaskannya, masa penularan pasien konfirmasi ke orang lain adalah 2 hari sebelum onset (timbulnya gejala) sampai hari ke 7 setelah onset.
“Massa penularan tertinggi justru 2 hari sampai 1 hari sebelum onset lalu menurun sampai tidak ada resiko penularan lagi pada hari ke 7 setelah onset,” jelasnya.
Harisson menambahkan saat ini ada 13 orang kasus konfirmasi asimtomatik, begitu juga dengan 10 orang yang tersisa masih menjalani masa isolasi 10 hari. Bila masa isolasi mereka selesai, maka mereka akan dinyatakan sembuh.
 
Sementara di Kalbar, tidak ada kasus konfirmasi simtomatik. (das)
Komentar

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Mantan Kabid Prasarana Distan Kabulaten Merangin Jadi Tersangka Korupsi Bansos

19 Juli 2024 - 16:08 WIB

Tiga Desa di Tanjab Barat Jadi Percontohan Desa Anti Korupsi

19 Juli 2024 - 15:43 WIB

Buntut Ikut Temui Presiden Israel, Bupati Kudus Pecat Staf Khususnya

18 Juli 2024 - 14:28 WIB

Polres Sarolangun Musnahkan 2 Kilogram Narkotika Jenis Sabu

18 Juli 2024 - 14:04 WIB

4 ASN Terafiliasi Jaringan Teroris, Kesbangpol Tanjabbar Minta Masyarakat Segera Lapor Bila Temukan Aliran Tak Wajar

18 Juli 2024 - 13:45 WIB

Mesin Perahun Mati, Nelayan Situbondo Terombang-ambing di Perairan Madura

18 Juli 2024 - 11:44 WIB

Trending di Daerah