Menu

Mode Gelap
Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak Mulai Padat

Internasional · 11 Des 2017 13:12 WIB ·

Erdogan Sebut Israel Adalah Negara Teroris


					Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Perbesar

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Turki, reportasenews.com – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Minggu menyebut tegas Israel sebagai “negara teroris” dan bersumpah untuk menggunakan “segala cara untuk berperang” melawan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota negara tersebut.

“Palestina adalah korban yang tidak berdosa. Sedangkan untuk Israel, ini adalah negara teroris, ya, teroris!” Kata Erdogan dalam sebuah pidato bergelora di kota pusat Sivas.

Baru kali ini ada kepala negara yang berani mengatakan Israel memang sesungguhnya adalah “terorist state”, negara yang dijalankan dengan tindakan kekerasan, brutal dan memaksa sesuka mereka mirip seperti teroris.

“Kami tidak akan meninggalkan Yerusalem karena belas kasihan negara yang membunuh anak-anak.”

Pidatonya terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, membuat marah orang-orang Palestina dan memicu protes di negara-negara Muslim dan Arab.

Empat warga Palestina tewas dan puluhan lainnya cedera dalam tindak kekerasan menyusul pengumuman AS tersebut.

Roket ditembakkan dari Gaza dan pesawat tempur Israel melakukan bombardir di wilayah tersebut.

Erdogan sebelumnya menggambarkan status Yerusalem, yang sektor timurnya dilihat sebagai ibu kota negara masa depan Palestina, sebagai “garis merah” bagi umat Islam. Dia menyebut pernyataan Trump “batal demi hukum”.

Presiden Turki telah menggunakan posisinya sebagai ketua Organisasi Kerjasama Islam (OKI) saat ini untuk mengadakan pertemuan puncak kelompok pan-Islam pada hari Rabu.

“Kami akan menunjukkan bahwa menerapkan ukuran tidak akan semudah itu,” tambahnya pada hari Minggu.

Dalam pidatonya, Erdogan memaparkan gambaran tentang apa yang dia katakan adalah seorang anak laki-laki Palestina berusia 14 tahun dari Hebron, di Tepi Barat yang diduduki, diseret oleh tentara Israel.

Administrasi Trump bersikeras pada hari Minggu bahwa pengakuannya atas Yerusalem sebagai ibukota Israel akan membantu perjuangan perdamaian, dengan Duta Besar AS di PBB Nikki Haley mengatakan bahwa pihaknya akan “memindahkan bola ke depan.”

Sikap AS ini dikritik keras oleh orang-orang Palestina, para pemimpin Arab dan lainnya karena sangat merusak prospek perdamaian Timur Tengah, telah menimbulkan protes yang meledak di seluruh wilayah dalam beberapa hari ini.

Dubes AS Nikki Haley mengatakan bahwa ketakutan itu berlebihan. Dia mengatakan kepada CNN bahwa Trump adalah presiden AS pertama yang memiliki “keberanian” untuk melakukan langkah yang dia katakan pada banyak orang Amerika dan orang lain di seluruh dunia.

“Ketika menyangkut orang-orang itu (yang) marah, kami tahu itu akan terjadi. Tapi keberanian menyebabkan itu, saya sangat yakin ini akan menggerakkan bola ke depan untuk proses perdamaian. “

Ketika seorang pewawancara CNN bertanya berulang kali bagaimana perubahan tersebut akan membantu perjuangan perdamaian, Haley menyarankan agar pencaplokan tersebut akan mempermudah perundingan.

“Sekarang mereka bisa datang bersama untuk menentukan seperti apa perbatasannya, mereka bisa memutuskan batas-batasnya dan mereka bisa membicarakan bagaimana mereka ingin melihat Yerusalem, maju ke depan.”

“Yang kami lakukan hanyalah mengatakan, ‘ini bukan sesuatu yang akan kita biarkan terjadi di tengah negosiasi Anda.'”

Sementara itu Reza Azlan di wawancara jarak jauh dengan Al Jazeera mengatakan dengan perumpamaan yang bagus, “Kalian tidak akan bisa melakukan negosiasi dengan menyodorkan sepiring pizza dimana hanya satu pihak saja yang boleh makan pizza itu sedangkan pihak satunya dilarang makan”. (Hsg)

Komentar
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Liburan Lebaran, Polres Situbondo Siagakan Kapal Patroli di Wisata Pantai

13 April 2024 - 14:10 WIB

Nelayan Hamili Anak Kandung Dilaporkan ke Polisi

12 April 2024 - 21:05 WIB

Dua Rumah Milik Bapak dan Anak di Situbondo Ludes Terbakar

12 April 2024 - 19:09 WIB

Kapal Klotok Tenggelam di Sungai Kapuas,  Enam Penumpang Selamat

12 April 2024 - 13:19 WIB

Roda Depan Bermasalah, Bus Masuk Saluran Irigasi di Jalur Pantura Situbondo

11 April 2024 - 17:45 WIB

Pria Paruh Baya di Diserang Buaya Saat Mengambil Wudhu di Parit Tanjung Saleh Kubu Raya

11 April 2024 - 15:29 WIB

Trending di Daerah